TEHERAN – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir. Militer AS melakukan serangan ke sejumlah kota di Iran menyusul eskalasi terbaru yang terjadi di sekitar Selat Hormuz.
Menurut kantor berita IRNA, dilansir dari Aljazeera, Senin (13/7/2026), seorang pejabat senior di provinsi Khuzestan, Iran, menyatakan bahwa satu orang tewas dan empat lainnya terluka setelah sebuah proyektil menghantam stasiun pompa air pertanian di Mahshahr.
Wakil Gubernur Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum, Valiollah Hayati mengatakan, serangan itu terjadi pada dini hari tadi. Korban tewas adalah seorang penjaga di fasilitas tersebut.
“Saat ini tim darurat dan medis sedang memantau kondisi para korban yang terluka,” ujar Valiollah Hayati.
Serangan udara AS ke wilayah Iran juga menyasar Pelabuhan Jask. Dalam serangan tersebut, seorang perwira militer Iran tewas.
“Letnan Hamidreza Dehghani, dari angkatan laut angkatan bersenjata Republik Islam, gugur dalam serangan teroris kriminal tadi malam oleh Amerika Serikat di pelabuhan Jask,” kata seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, melansir Al Jazeera.
(Fahmi Firdaus )




