JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan kritik keras terhadap paham ekonomi neoliberal saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan dirinya tidak percaya pada teori neolib yang meyakini kekayaan hanya perlu dinikmati segelintir orang agar nantinya "menetes ke bawah" (trickle down effect).
Ia bahkan menyindir pandangan yang menyebut kemiskinan sebagai kesalahan individu.
Prabowo menegaskan pemerintah memilih memperkuat ekonomi nasional melalui kemandirian pangan dan energi.
Ia mengungkapkan Indonesia kini telah mencapai swasembada pangan, mulai menghentikan impor solar dengan peluncuran B50 berbahan kelapa sawit, serta mengembangkan bensin dan etanol dari hasil pertanian seperti sawit, singkong, jagung, dan sorgum.
Menurutnya, langkah tersebut akan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian nasional.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- PRABOWO
- TEORI NEOLIB
- PIDATO PRABOWO




