PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) atau Bank INA menjalin kerja sama strategis dengan PT Setiabudi Investment Management (Setiabudi IM).
IDXChannel - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) atau Bank INA menjalin kerja sama strategis dengan PT Setiabudi Investment Management (Setiabudi IM) untuk memasarkan berbagai produk reksa dana kepada nasabahnya.
Peresmian kerja sama tersebut dilakukan secara simbolis dalam rangkaian acara BINA Insight: Market Outlook & New Opportunities yang digelar di Shangri-La Hotel, Jakarta.
Menurut siaran pers yang terbit pada 9 Juli 2026, kolaborasi ini bertujuan memperluas saluran distribusi produk investasi sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah akan pilihan instrumen pasar modal yang dikelola secara profesional dengan manajemen risiko yang terukur di tengah kondisi ekonomi global yang masih berfluktuasi.
Wakil Direktur Utama Bank INA, Yulius Purnama Junaedi menyatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi perseroan untuk terus relevan dalam mendampingi rencana finansial jangka panjang nasabah.
"Kami mencermati bahwa kebutuhan publik terhadap layanan perbankan semakin berkembang. Nasabah tidak hanya sekadar membutuhkan tempat menyimpan dana, tetapi juga solusi pengelolaan aset yang adaptif. Kemitraan dengan Setiabudi Investment Management menghadirkan opsi instrumen investasi di Reksa Dana yang sangat terjangkau, mudah dipahami oleh masyarakat awam, namun tetap memiliki potensi keuntungan yang optimal dan aman,” ujarnya.
Yulius menambahkan, “Bank INA berkomitmen untuk terus menjadi mitra finansial terpercaya yang membantu nasabah tumbuh di setiap fase kehidupan mereka. Lewat kerja sama ini, kami ingin mempermudah nasabah dalam mendiversifikasi asetnya, sehingga mereka tidak perlu ragu untuk mulai berinvestasi demi mengamankan masa depan keuangan keluarga.”
Sementara itu, Direktur Utama PT Setiabudi Investment Management, Marto Sutiono, menyampaikan optimisme terhadap kolaborasi tersebut. Menurut dia, jaringan distribusi Bank INA diharapkan dapat mendukung perluasan akses masyarakat terhadap produk reksa dana yang berbasis riset fundamental.
"Kami berkomitmen untuk mendukung penuh strategi pengembangan portofolio nasabah Bank INA melalui produk investasi yang tangguh terhadap inflasi dan fluktuasi pasar, demi tercapainya optimalisasi nilai aset secara berkelanjutan. Kami memiliki beragam produk unggulan yang dapat menjadi alternatif instrumen investasi yang dapat dimaksimalkan oleh seluruh nasabah Bank INA," ungkap Marto.
Selain peresmian kerja sama dengan Setiabudi IM, acara BINA Insight juga membahas berbagai peluang investasi pada 2026.
Agenda tersebut diawali dengan pemaparan prospek ekonomi makro dan global oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, yang mengulas sejumlah faktor yang dinilai dapat menjadi pertimbangan dalam menyusun strategi investasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Marto Sutiono untuk membahas prospek industri reksa dana.
Forum tersebut juga diikuti CEO PT Indodax Nasional Indonesia William Sutanto yang mengulas peluang investasi bitcoin dan aset kripto, serta Founder PT Indogold Makmur Sejahtera Indra Sjuriah yang memaparkan potensi investasi emas digital. (Aldo Fernando)





