Bangladesh Ingin Negosiasi Ulang Pinjaman IMF, Tolak Persyaratan Lama

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Bangladesh, Amir Khosru Mahmud Chowdhury, mengatakan kesepakatan baru dengan Dana Moneter Internasional (IMF) harus mampu melindungi kepentingan masyarakat serta menjamin keamanan ekonomi negara.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan sikap pemerintahannya yang mengambil jarak dari persyaratan dalam perjanjian sebelumnya.

“Perhatian utama kami bukanlah mendapatkan dana pinjaman, melainkan melindungi kepentingan negara,” ujar Chowdhury pada Minggu (12/7) setelah menggelar pertemuan dengan tim IMF di Dhaka, dikutip dari Bloomberg.

Chowdhury menambahkan, pemerintahan baru memutuskan tidak melanjutkan program IMF sebelumnya karena syarat-syarat yang diajukan dinilai “tidak sejalan dengan pemerintahan yang dipilih secara demokratis.”

Negara di Asia Selatan itu kini tengah mengupayakan skema pinjaman baru dengan IMF sebagai pengganti program dana talangan senilai USD 5,5 miliar yang masih berjalan.

Bangladesh saat ini tengah menjalani masa transisi politik yang penuh tantangan, setelah mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina digulingkan pada Agustus 2024.

Pemerintahan baru yang telah terpilih, kini berupaya merundingkan kembali syarat-syarat kerja sama dengan IMF berdasarkan kepentingannya sendiri.

Chowdhury menyebut perjanjian yang diteken pada masa pemerintahan Sheikh Hasina sebagai kesepakatan yang “tidak dapat diterima”, meski ia tidak menjelaskan secara rinci syarat-syarat mana yang menjadi keberatan pemerintah.

Bangladesh pertama kali menandatangani program bantuan IMF pada Januari 2023, ketika lembaga yang berbasis di Washington tersebut menyetujui pinjaman sebesar USD 4,7 miliar untuk jangka waktu tiga setengah tahun guna memperkuat cadangan devisa dan menstabilkan perekonomian.

Nilai program tersebut kemudian ditingkatkan menjadi USD 5,5 miliar pada tahun lalu di bawah pemerintahan transisi, dengan sekitar USD 3,8 miliar telah dicairkan hingga saat ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat MPLS
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Takjub, Ruben Onsu Ungkap Jenazah Ibunda Vega Darwanti Tercium Wangi: Masya Allah, Luar Biasa
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Curah Hujan Diprediksi Terus Menurun, BPBD Bogor Ingatkan Potensi Kekeringan hingga September
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Benteng LCGC Kokohkan Dominasi Astra (ASII) pada Semester I/2026
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Tentara Rusia Terlempar Saat Latihan Tembak, Nyaris Celakai Rekannya
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.