Wamendikdasmen usul baca satu buku tiap minggu perkuat literasi murid

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat mengusulkan pentingnya kegiatan membaca minimal satu buku dalam satu minggu guna membentuk minat baca sekaligus literasi para murid.

Ia menyampaikan usulan tersebut kepada pihak satuan pendidikan SMPN 57 Jakarta saat meninjau pelaksanaan hari pertama rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah.

“Nah mungkin apa sudah diterapkan di SMPN 57 Jakarta, ya mudah-mudahan sudah diterapkan. Saya usul tiap Senin umpamanya, semua siswa mungkin harus meminjam buku dari perpustakaan. Bagi yang satu hari sudah selesai membaca satu buku, boleh nanti pinjam lagi. Minimal satu minggu satu buku selesai,” kata Wamendikdasmen Atip di Jakarta Pusat, Senin.

Baca juga: Wamendikdasmen ajak murid kenali teman baru saat tinjau MPLS SMP

Ia menambahkan nantinya para guru dapat membuat satu sesi pertemuan dengan konsep storytelling sebagai wadah bagi para siswa untuk mempresentasi atau menceritakan kembali hasil bacaan mereka.

“Nantinya mungkin ada satu sesi semacam storytelling. Jadi adik-adik nanti menyampaikan apa yang sudah dibaca. Jadi wajib nanti minimal satu minggu satu buku selesai dibaca gitu ya,” kata Atip.

Pada kesempatan itu, ia juga mendorong para siswa untuk membangun kebiasaan membaca berbagai buku sebagai sumber pengetahuan, dengan membiasakan diri menuntaskan satu buku setiap hari guna meningkatkan literasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMPN 57 Jakarta Agustin Kantiastuti mengatakan pihaknya tahun ini menyelenggarakan rangkaian kegiatan MPLS Ramah dengan mengambil tema Berkarakter, Berprestasi dan Berkolaborasi.

Baca juga: Mendikdasmen tekankan Babel terapkan "MPLS Ramah 2026"

Baca juga: Kemendikdasmen perbaharui jumlah dan aturan tes pada MPLS Ramah

Ia menegaskan pihaknya menjamin tidak akan terjadi kekerasan dalam bentuk apapun, termasuk perundungan (bully) terhadap para murid baru selama rangkaian kegiatan MPLS Ramah maupun ketika nanti masa kegiatan belajar reguler.

Agustin menambahkan rangkaian kegiatan MPLS Ramah SMPN 57 Jakarta berlangsung selama lima hari, terhitung mulai dari tanggal 13-17 Juli 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahasa sebagai Denyut Etnisitas
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolres Jakpus Turun Amankan Puncak Harkopnas di GBK, Pastikan Aman
• 18 jam laludetik.com
thumb
Koperasi Merah Putih Diproyeksikan Dongkrak Kesejahteraan Rakyat Rp223 Triliun per Tahun
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pertamina Salurkan Seragam Sekolah, Sembako, dan Bantuan Usaha bagi Masyarakat Prasejahtera
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-Bakar Itu Pengkhianat
• 23 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.