VIVA – Performa luar biasa Jude Bellingham di Piala Dunia 2026 terus mencuri perhatian. Gelandang muda Timnas Inggris itu kini berhasil menyamai rekor legendaris milik Diego Maradona yang sudah bertahan selama 40 tahun.
Bellingham menjadi aktor utama saat Inggris menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1 pada babak perempat final. Pemain Real Madrid tersebut memborong dua gol kemenangan The Three Lions sekaligus memastikan langkah timnya ke semifinal.
Brace tersebut ternyata bukan sekadar membawa Inggris lolos. Bellingham juga mencatatkan sejarah yang membuat namanya sejajar dengan Maradona.
Sebelumnya, pemain berusia 23 tahun itu juga mencetak dua gol saat Inggris mengalahkan Meksiko di babak 16 besar. Artinya, Bellingham sukses mencetak minimal dua gol dalam dua laga fase gugur secara beruntun.
Catatan itu membuatnya menjadi pemain pertama sejak Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 yang mampu mencetak dua gol atau lebih dalam dua pertandingan knockout berturut-turut pada satu edisi Piala Dunia.
Tak berhenti sampai di situ, koleksi gol Bellingham di ajang Piala Dunia juga terus bertambah.
Ia kini telah mengemas tujuh gol sepanjang kariernya di Piala Dunia bersama Timnas Inggris. Torehan tersebut menjadikannya pemain kedua berusia 23 tahun atau lebih muda yang mampu mencapai angka tersebut.
Satu-satunya pemain yang masih unggul adalah Kylian Mbappe dengan koleksi 12 gol. Sementara Bellingham kini sudah menyamai catatan legenda Brasil, Pele, yang juga mengoleksi tujuh gol Piala Dunia sebelum berusia 24 tahun.
Hebatnya lagi, enam gol Bellingham di Piala Dunia 2026 seluruhnya tercipta dari situasi open play atau tanpa penalti.
Jumlah itu menyamai rekor Gary Lineker sebagai pemain Inggris dengan gol non-penalti terbanyak dalam satu turnamen besar, yang tercipta pada Piala Dunia 1986.
Kolaborasi Bellingham dengan Harry Kane juga menjadi kekuatan baru Inggris. Keduanya sama-sama telah mengoleksi enam gol sepanjang turnamen.
Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah Inggris ada dua pemain yang sama-sama mencetak sedikitnya lima gol dalam satu turnamen besar, baik di Piala Dunia maupun Piala Eropa.
Kini tantangan terbesar sudah menanti skuad asuhan Thomas Tuchel.





