Densus 88 Sebut Ancaman Pengeboman di SDN Srengseng Sawah 15 Belum Masuk Unsur Tindak Pidana Terorisme

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 Antiteror menyebut bahwa aksi ancaman pengeboman di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan belum memenuhi unsur tindak pidana terorisme.

Diketahui, pada Senin (13/7) pagi, SDN Srengseng Sawah 15 dihebohkan dengan pengancaman pengeboman. Ancaman tersebut dilakukan melalui pesan Whatsapp ke salah satu guru.

"Disimpulkan bahwa peristiwa tersebut belum memenuhi unsur sebagai tindak pidana terorisme," ucap Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana saat dihubungi wartawan.

Mayndra mengungkapkan, Densus 88 telah melakukannya serangkaian pendalaman secara komprehensif di lokasi ancaman teror.

Pendalaman itu meliputi aspek motif, pendanaan, maupun kemungkinan adanya koneksi dengan jaringan terorisme. Namun, berdasarkan hasil tersebut tidak adanya unsur pidana terorisme.

Ancaman Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15

SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan mendapatkan teror bom oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (13/7).

Teror tersebut dilakukan melalui pesan kepada salah satu guru. Pesan itu bernada ancaman bahwa akan dilakukan pengeboman.

"SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK ...!!!!” tulis pesan tersebut.

Menyikapi ancaman itu, Polda Metro Jaya langsung menerjunkan pasukan Gegana dan Densus 88 ke lokasi. Sementara aktivitas kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara.

"Siswa dan guru juga telah dievakuasi sebagai langkah keselamatan," ucap Budi Hermanto.

Polisi Amankan Pelaku

Polisi bergerak cepat untuk mengungkap kasus aksi teror bom yang di SDN Srengseng Sawah 15. Terbaru, Polisi telah mengamankan seorang pria yang diduga merupakan pelaku aksi teror bom tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pria berinisial MY (34) itu beralamat di deket lokasi teror pengeboman.

"Pelaku satu orang inisial MY beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah itu sudah diamankan," katanya, Senin (13/7).

Budi mengungkapkan, bahwa saat ini pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait dengan motif aksinya tersebut..

Polisi Ungkap Motif Pelaku

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, ia hanya iseng untuk meneror sekolah tersebut untuk dilakukan pengeboman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IRGC Umumkan Kembali Penutupan Selat Hormuz
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ibrahima Konate Akui Kualitas Spanyol, tetapi Tegaskan Prancis Tak Gentar Hadapi Semifinal Piala Dunia 2026
• 14 jam lalupantau.com
thumb
BKN Matangkan Persiapan Seleksi CPNS 2026
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Tim Gegana Sisir SDN di Jaksel yang Diancam Bom, Ini Hasilnya
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kriminal kemarin, pengedar sabu ditangkap hingga kebakaran Pulogadung
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.