JAKARTA, DISWAY.ID-- Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 57 Jakarta menghadirkan suasana hangat, aman, dan menyenangkan bagi 216 murid baru pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026).
Program ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membangun karakter peserta didik sejak awal mereka memasuki lingkungan sekolah.
BACA JUGA:Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Merupakan Undang-Undang Baru, Bukan Perubahan
Sejak tiba di gerbang sekolah, para murid disambut guru dan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) melalui berbagai kegiatan interaktif, mulai dari perkenalan, permainan, hingga aktivitas kelompok yang dirancang untuk menciptakan rasa nyaman dan mempercepat proses adaptasi.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, yang meninjau langsung pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 57 Jakarta menegaskan bahwa hari pertama sekolah merupakan momentum penting untuk membangun karakter peserta didik.
“Tahun ini, tema utamanya adalah memperkenalkan sekaligus menguatkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat karena inti pembelajaran adalah pembiasaan,” ujar Atip, di Jakarta, Senin 13 Juli 2026.
BACA JUGA:Mengenal Fitur Inspirasi Kantong, Cara Membagi Uang agar Target Finansial Lebih Mudah Tercapai
Tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal.
Menurutnya, keberhasilan membentuk kebiasaan positif membutuhkan kolaborasi erat antara sekolah dan keluarga.
Kepala SMP Negeri 57 Jakarta, Agustin Kantiastuti, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pelaksanaan MPLS sejak proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Sekolah juga menggelar sosialisasi kepada orang tua agar memahami seluruh rangkaian kegiatan yang akan dijalani peserta didik.
BACA JUGA:Kementerian PU Percepat Penanganan Jalur Alternatif Simpang Lancang–Werlah, Jaga Jalur Logistik dan Mobilitas
“Kami memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tanpa perpeloncoan, tanpa bullying, dan tanpa kekerasan. Kami ingin membuktikan bahwa SMP Negeri 57 melaksanakan MPLS yang ramah,” tegasnya.
Ketua Pelaksana MPLS, Ersa, menambahkan berbagai kegiatan seperti yel-yel, ice breaking, dan permainan kelompok disusun agar murid baru lebih cepat mengenal teman, guru, serta budaya sekolah.
Suasana positif tersebut dirasakan langsung para peserta didik. Syifa Indah mengaku lebih percaya diri setelah mendapat sambutan hangat dari kakak-kakak OSIS.
- 1
- 2
- »





