Ortu Siswa Disabilitas di Tangsel Terbantu Bus Sekolah Gratis, Hemat hingga Rp150 Ribu

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program bus sekolah gratis bagi siswa disabilitas yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendapat respons positif dari para orang tua. Kehadiran layanan tersebut dinilai sangat membantu mengurangi beban biaya transportasi sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa saat berangkat ke sekolah.

Salah satunya disampaikan oleh Nuru, orang tua dari Anissa, siswi kelas II SMP di SKh Negeri 01 Tangerang Selatan. Ia mengaku bus sekolah gratis telah memberikan manfaat besar bagi keluarganya.

Baca Juga
  • Buka MPLS Ramah 2026, Mendikdasmen Minta Sekolah Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
  • Tegur Pemotor Terobos Palang Pintu, Petugas Penjaga Perlintasan Kereta di Garut Malah Dipukuli
  • Embun Upas Rusak 30 Hektare Tanaman Kentang di Dieng, Petani Rugi Miliaran Rupiah

"Alhamdulillah, benar-benar sangat terbantu, terutama untuk kami orang tua yang memiliki anak disabilitas," ujar Nuru usai mengantar anaknya pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Nuru menceritakan, sebelum adanya layanan bus sekolah gratis, dirinya harus mengandalkan transportasi daring roda empat setiap hari untuk mengantar dan menjemput anaknya dari rumah di kawasan Cirendeu menuju sekolah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Biaya transportasi yang harus dikeluarkan pun tidak sedikit, yakni berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp150 ribu per hari.

"Tapi dengan adanya bus sekolah gratis ini, alhamdulillah hemat. Terus kita juga tepat waktu, dan nyaman," ucapnya.

Tak hanya mengurangi beban pengeluaran, Nuru menilai pelayanan bus sekolah gratis yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah sangat memuaskan.

Menurutnya, kondisi armada yang nyaman membuat para orang tua merasa lebih tenang saat melepas anak-anak mereka berangkat ke sekolah.

"Busnya juga bagus dan kami sangat terbantu. Sangat-sangat memuaskan," katanya.

Oleh karena itu, Nuru berharap layanan tersebut dapat terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak keluarga yang memiliki anak disabilitas.

Ia mengusulkan agar jumlah armada maupun rute perjalanan ditambah karena masih ada sejumlah siswa yang belum terjangkau layanan bus sekolah gratis.

"Mudah-mudahan ke depannya ada tambahan armada lagi. Mungkin ada beberapa orang tua murid yang belum mendapatkan trayek dan belum terjangkau oleh layanan bus sekolah, terlebih untuk bus disabilitas ini," tuturnya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konsumen Semakin ”Pilih-pilih”, Ritel Ubah Konsep
• 15 jam lalukompas.id
thumb
PLN pulihkan sistem interkoneksi Kalimantan
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Iran Ancam Negara yang Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Peluncuran Serangan AS
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026

• 21 jam laludisway.id
thumb
FDC Gencar Ekspansi, Targetkan 100 Klinik pada 2026
• 19 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.