TABLOIDBINTANG.COM - Sutradara ternama Christopher Nolan akhirnya buka suara terkait kritik yang mengarah pada film terbarunya, The Odyssey. Film yang dijadwalkan tayang pada 17 Juli itu menuai perdebatan karena menggunakan dialog modern dan aksen Amerika, meski berlatar dunia Yunani kuno yang berasal dari kisah abad ke-12 SM.
Film ini dibintangi deretan aktor papan atas seperti Matt Damon, Anne Hathaway, dan Tom Holland. Namun, sebelum dirilis, banyak warganet mempertanyakan keputusan Nolan yang dianggap tidak sesuai dengan latar waktu cerita.
Dalam wawancaranya dengan The Telegraph, Nolan menilai kritik yang muncul sebelum film ditonton merupakan hal yang wajar dan tidak terlalu relevan.
"Percakapan seperti ini selalu muncul sebelum orang benar-benar menonton filmnya. Padahal, mereka belum tahu seperti apa film itu sebenarnya," kata Nolan.
Sutradara peraih Oscar tersebut mengatakan dirinya sudah terbiasa menghadapi kontroversi sejak menggarap trilogi The Dark Knight. Saat dipercaya menyutradarai Batman Begins, ia juga harus menghadapi ekspektasi tinggi para penggemar terhadap karakter Batman yang telah hadir selama puluhan tahun.
"Saya menghabiskan 10 tahun hidup saya bersama Batman. Ketika mulai menggarap Batman Begins, karakter itu sudah memiliki sejarah hampir 65 tahun. Banyak orang punya pandangan sendiri tentang siapa Batman sebenarnya," ujarnya.
Menurut Nolan, pengalaman tersebut mengajarkannya untuk tidak terlalu memikirkan berbagai opini yang berkembang.
"Yang harus dilakukan adalah menghormati karya aslinya dengan memberikan interpretasi terbaik yang bisa kita lakukan," jelasnya.
Kontroversi serupa juga sempat muncul ketika Nolan memilih mendiang Heath Ledger sebagai pemeran Joker dalam The Dark Knight. Saat itu keputusan tersebut banyak diragukan, tetapi Ledger justru berhasil meraih Academy Award untuk Aktor Pendukung Terbaik secara anumerta berkat penampilannya.
Nolan mengatakan, pada akhirnya para penggemar tetap bisa menghargai sebuah adaptasi selama dibuat dengan ketulusan dan kesungguhan.
"Walaupun kami membuat sesuatu yang mungkin berbeda dari bayangan para penggemar, mereka tetap menghargai kesungguhan kami menghadirkan versi terbaik di layar," katanya.
Karena itu, untuk The Odyssey, Nolan menegaskan fokusnya hanya satu, yakni membuat film sebaik mungkin.
"Yang bisa saya lakukan hanyalah membuat film terbaik yang saya mampu dengan cara yang paling tulus. Hasilnya tentu akan berbeda dari jika dikerjakan orang lain, tetapi memang seperti itulah proses adaptasi," ujarnya.
Menanggapi kritik soal penggunaan dialog modern, Nolan menjelaskan bahwa banyak orang memiliki pandangan keliru terhadap dunia kuno karena menganggapnya harus selalu terdengar formal atau sulit dipahami.
Dalam wawancara dengan Channel 4 News, ia mengatakan puisi The Odyssey justru memiliki gaya yang membumi dan mudah diakses.
"Ketika membaca puisi aslinya, Anda akan menemukan kisah yang sangat membumi, dekat dengan kehidupan, dan mudah dipahami," kata Nolan.
Karena itu, saat membangun dunia dalam film, ia meminta seluruh pemain untuk menghadirkan nuansa yang terasa segar bagi penonton masa kini.
"Saya ingin film ini tetap berakar pada semangat karya aslinya, tetapi terasa relevan dan segar untuk penonton modern, sekaligus menghilangkan berbagai anggapan yang selama ini melekat pada dunia kuno," pungkasnya.



