Prabowo Ungkap Harapannga ke Semua Penegak Hukum: Introspeksi dan Tak Khianati Rakyat

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen untuk menjalankan upaya pemberantasan korupsi secara konsisten dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan sepenuhnya bekerja untuk kepentingan rakyat.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menuturkan bahwa Presiden Prabowo telah mengingatkan seluruh aparatur negara untuk terus melakukan introspeksi dan membenahi diri, baik di lingkungan birokrasi pemerintahan, TNI, Polri, maupun Kejaksaan. 

"Seluruh aparat negara harus menyadari bahwa mereka adalah pelayan rakyat yang diberi amanah untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab. Beliau (Presiden Prabowo) menegaskan bahwa setiap aparatur negara harus menjaga integritas dan tidak mengkhianati amanah yang telah diberikan oleh rakyat," kata Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa, 14 Juli 2026.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah menghormati setiap proses hukum yang sedang dijalankan oleh aparat penegak hukum dalam menangani berbagai perkara yang saat ini menjadi perhatian publik.

"Penegakan hukum harus berlangsung secara adil, tanpa membedakan jabatan, kedudukan, pangkat, ataupun kekuasaan. Tidak boleh ada pihak yang memperoleh perlakuan istimewa di hadapan hukum," ujar Qodari.

Ia menambahkan, pemerintah meyakini bahwa setiap proses hukum memiliki mekanisme yang harus dihormati dan dijalankan secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, serta tidak pandang bulu. Penting dipahami bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum tidak mencerminkan keseluruhan institusi. Penegakan hukum yang konsisten merupakan bagian dari komitmen negara dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas," katanya.

Pada saat yang sama, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam setiap proses hukum. Prinsip ini penting untuk menghindari munculnya spekulasi maupun penilaian sampai semua proses telah memiliki kekuatan hukum tetap atau mengikat.

Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan. Di tengah berbagai dinamika yang ada, persatuan bangsa merupakan modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Roma resmi perpanjangan kontrak Paulo Dybala hingga 2027
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Sosok AKBP Ade Harri, Kapolres Kotabaru Peraih Dua Pin Emas Kapolri
• 24 menit laluliputan6.com
thumb
Peringati Milangkala ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Australia Bidik Lebih Banyak Impor Kakao dan Cokelat dari Indonesia
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Akan Buat Tempat Berkumpul Khusus Lansia di Jakarta
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.