BFIN menanggapi kabar penggabungan usaha atau merger dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang beredar di publik.
IDXChannel - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) menanggapi kabar penggabungan usaha atau merger dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang beredar di publik.
Direktur Keuangan BFI Finance, Sudjono mengatakan, perseroan tidak dapat memberikan tanggapan atas aktivitas maupun keputusan para pemegang saham terkait isu tersebut.
"BFI Finance belum memiliki informasi terkait isu penggabungan usaha sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan tersebut dan tidak dapat memberikan tanggapan terkait aktivitas atau keputusan para pemegang saham," ujar Sudjono dalam keterbukaan informasi, Selasa (14/7/2026).
Dia menegaskan, BFI Finance senantiasa mematuhi ketentuan pasar modal dan akan menyampaikan setiap informasi atau fakta material kepada publik sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Lebih lanjut, perseroan memastikan hingga saat ini tidak terdapat informasi maupun kejadian material lain yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun berpotensi memengaruhi pergerakan harga saham BFIN.
Sebelumnya, beredar kabar taipan perbankan Jerry Ng tengah mengkaji sejumlah opsi strategis atas investasinya di BFIN dan ARTO, termasuk potensi penggabungan (merger) kedua perusahaan.
Mengutip Bloomberg, Kamis (9/7/2026) proses kajian tersebut melibatkan Goldman Sachs Group sebagai penasihat keuangan.
Salah satu opsi yang disebut sedang dipertimbangkan adalah merger BFI Finance dan Bank Jago, yang berpotensi membentuk entitas dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp25 triliun.
Selain opsi merger, sejumlah bank asing yang ingin memperluas bisnis di Indonesia juga dikabarkan berminat terhadap BFI Finance maupun Bank Jago.
(DESI ANGRIANI)





