Motif Pembunuh Driver Ojol di Tangerang: Tertekan Tuntutan Biaya Nikah

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Polisi mengungkap motif pembunuhan pengemudi ojek online di Perumahan Villa Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/7/2026) dini hari.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Arief Ryzki Wicaksana, mengatakan pelaku D (25) mengalami tekanan dari keluarga karena tuntutan biaya pernikahan.

“Jadi untuk motifnya, pelaku ini merasa tertekan oleh pihak keluarga untuk kebutuhan pernikahan,” kata Arief saat dihubungi Kompas.com lewat pesan singkat, Selasa (14/7/2026).

Baca juga: Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap

Berdasarkan hasil pemeriksaan, D mulanya berniat bunuh diri dengan membawa senjata tajam. Namun, saat melewati korban yang terbaring tak jauh dari sepeda motornya, D justru berubah pikiran.

“Saat berjalan, dia melihat korban sedang tidur. Pelaku niat awalnya mengambil motor korban, lalu dia mencoba merogoh kantong korban untuk mencari kunci sepeda motor,” jelas Arief.

Dalam prosesnya, korban terbangun lalu berusaha memberikan perlawanan.

Maka dari itu, D pun menghunus pisau yang dibawanya ke leher korban, lalu pergi membawa sepeda motor korban.

Saat ini, D sudah ditahan dan ditetapkan sebagai Tersangka pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan (Curas). Menurut Pasal 458 dan 479 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Sebelumnya, kasus pembunuhan yang menewaskan pengemudi ojol berinisial ATP itu viral di jagat maya.

Dalam video yang diunggah akun instagram @kabar.otista menarasikan, seorang driver ojol tewas dibegal saat sedang beristirahat.

Baca juga: Driver Ojol Tewas Ditikam Saat Istirahat di Tangerang, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Barang berharga korban, seperti motor dan telepon genggam, raib dibawa kabur.

Dari narasi video viral tersebut disebutkan, korban tewas diduga setelah diserang oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aturan Teknis Demutualisasi BEI Rampung September, Danantara Siap Masuk
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Bea Cukai Musnahkan BKC Ilegal dan Ratusan Bale Pakaian Bekas Impor di Entikong
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Info Samsat Keliling di Jadetabek Hari Ini: Ada di 14 Lokasi
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Netanyahu Klaim Ada Negara Diam-Diam Ingin Jadi Mitra Israel: Normalisasi Hubungan di Depan Mata
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BAZNAS-Sound Rhythm Gelar Aston Villa vs Indonesia All Star untuk Berbagi, Kirim Marbot Masjid ke Tanah Suci
• 16 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.