Said Didu: Kasus Eks Jampidsus Febrie Jangan Sampai Padamkan Obor Pemberantasan Korupsi

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Said Didu: Kasus Eks Jampidsus Febrie Jangan Sampai Padamkan Obor Pemberantasan KorupsiNasional | okezone | Selasa, 14 Juli 2026 - 20:59Dengarkan Berita

JAKARTA - Analis Kebijakan Publik Said Didu berharap kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tidak mematikan semangat pemberantasan korupsi. Ia juga berharap Febrie mengungkap pihak-pihak yang diduga turut terlibat dalam perkara tersebut.

"Saya ingin jangan sampai kasus ini memadamkan obor pemberantasan korupsi yang sudah dinyalakan Presiden RI, Prabowo Subianto," ujarnya dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Eks Jampidsus Tersangka, Tabir Besar Terungkap? yang disiarkan di kanal YouTube Official iNews, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, terlepas dari persoalan hukum yang kini dihadapi Febrie Adriansyah, pada awalnya dia menganggap mantan Jampidsus tersebut sebagai sosok yang berani melawan koruptor di Indonesia. Terlebih, berdasarkan rekam jejaknya, Febrie disebut telah mengungkap sejumlah kasus korupsi dengan nilai kerugian negara yang sangat besar.

Baca Juga:MUI Tolak Pelaku Pesta Gay Direhabilitasi, Desak Sanksi Pidana!

"Lepas dari segala-galanya tentang mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, saya awalnya menganggap inilah pahlawan pelawan koruptor, saya 30 tahun di dalam baru ketemu orang yang seberani ini melawan koruptor. Lepas ada masalah, oke," tuturnya.

"Saya menghitung kerugian negara yang sudah diusut beliau mulai dari timah yang Rp300 triliun, Sritex, CPO, PKH, dan lain-lain itu kira-kira yang diusut sudah Rp1.000 triliun rupiah. Lepas daripada sekarang ada masalah," ujar Said Didu.

Namun, sekarang ia menyadari bahwa Febrie juga menghadapi dugaan kasus korupsi. Meski, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi aparat penegak hukum untuk menghentikan upaya pemberantasan korupsi.

"Jangan gara-gara ini, kita sudah berkali-kali mengalami hal seperti ini dan di pucuknya salah maka obor pemberantasan korupsi berhenti. Masih ingat cicak buaya, masih ingat kasus Firli Ketua KPK, banyak sekali kasus diatas itu mematikan obor pemberantasan korupsi," paparnya.

Menurut Said Didu, sejumlah kasus yang menjerat pimpinan lembaga penegak hukum sebelumnya juga sempat berdampak pada melemahnya semangat pemberantasan korupsi. Karena itu, dia berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga:WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan

"Saya harap kasus Febrie ini tidak mematikan obor itu kembali. Saya harap Febrie keluar melakukan tanda kutip perlawanan supaya terbuka semua, jangan ada pemakluman, apalagi tukar tambah kasus, ini saya tidak mau," katanya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bone Jadi Contoh Penilaian Tata Kelola Perkebunan Berkelanjutan di Sulawesi Selatan
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Rekap Hasil Japan Open 2026: Alwi Farhan Melaju ke 16 Besar usai Tumbangkan Wakil Tuan Rumah
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Ratusan Murid Ranu Harapan Islamic School Berhasil Hafal Alqur’an dan Bakal Diwisuda di Claro
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Sering Skip Sarapan
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Muzani Puji MA Pakai Sistem Elektronik Tangani Perkara: Hemat 23 Ton Kertas
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.