Ketegangan kembali meningkat di Jalur Gaza setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke wilayah Kota Gaza pada Minggu, 12 Juli 2026. Serangan tersebut dilaporkan merusak infrastruktur sipil dan menyebabkan empat orang tewas.
Target utama serangan kali ini adalah sebuah bengkel pandai besi yang terletak di Jalan Al-Sina’a, lingkungan Sabra. Menurut laporan media lokal Palestina, serangan rudal tersebut mengakibatkan sedikitnya empat orang tewas dan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga :
Menteri Pertahanan Israel Mengaku Senang Melihat Kehancuran Jalur Gaza
Sesaat sebelum serangan terjadi, pihak militer Israel dikabarkan sempat mengeluarkan peringatan agar warga di sekitar lokasi segera mengungsi. Namun, tak lama setelah peringatan tersebut, beberapa rudal menghantam kawasan padat penduduk itu, memicu ledakan besar yang mengguncang pemukiman.
Ledakan tersebut menciptakan kepanikan luar biasa di kalangan warga sipil dan jurnalis yang sedang bertugas di lokasi kejadian. Rekaman video menunjukkan kepulan asap tebal menyelimuti bangunan yang hancur, sementara warga berusaha mencari korban di balik reruntuhan.
Pasukan Pertahanan Israel mengatakan target yang diserang adalah lokasi produksi senjata dan mengklaim militan Hamas beroperasi di daerah ini.




