Konser Musik Makin Marak, Kenali Pajak Hiburan yang Jadi Pendapatan Daerah Jakarta

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Industri konser musik di Jakarta terus menunjukkan perkembangan yang pesat. Berbagai pertunjukan, mulai dari konser musisi nasional hingga internasional, mampu menarik antusiasme ribuan penonton.

Tidak hanya menghadirkan hiburan, konser musik juga menjadi bagian dari aktivitas ekonomi kota. Penjualan tiket, termasuk melalui skema early bird dengan harga yang lebih terjangkau sebelum penjualan reguler dibuka, kerap menjadi strategi penyelenggara untuk menarik minat masyarakat. Mekanisme ini dinilai dapat membantu penonton memperoleh tiket dengan harga lebih hemat, sekaligus mendorong tingginya antusiasme terhadap sebuah pertunjukan.

Namun, di balik euforia konser musik, terdapat aspek perpajakan daerah yang perlu diketahui masyarakat. Pergelaran musik merupakan salah satu objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau PBJT atas jasa Kesenian dan Hiburan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024.

Mengenal PBJT Kesenian dan Hiburan

PBJT Kesenian dan Hiburan, yang kerap disebut sebagai pajak hiburan, merupakan pajak yang dibayarkan oleh konsumen akhir atas jasa hiburan yang dinikmati masyarakat. Jasa hiburan tersebut mencakup tontonan, pertunjukan, permainan, rekreasi, serta berbagai bentuk hiburan lainnya.

Dalam konteks konser musik, PBJT Kesenian dan Hiburan berkaitan dengan penyelenggaraan acara hiburan yang dinikmati penonton melalui pembelian tiket atau pembayaran tertentu. Artinya, ketika masyarakat membeli tiket konser, terdapat komponen pajak hiburan yang menjadi bagian dari ketentuan perpajakan daerah.

Tarif PBJT Kesenian dan Hiburan untuk konser musik ditetapkan sebesar 10% dari harga pembelian tiket atau pembayaran tertentu lainnya. Pajak ini dipungut oleh Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Provinsi DKI Jakarta, bukan oleh instansi pemerintah pusat.

Dengan demikian, penerimaan dari pajak hiburan tersebut masuk sebagai bagian dari pendapatan asli daerah Jakarta. Penerimaan ini kemudian menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang dapat mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat.

Konser Musik dan Perputaran Ekonomi Kota

Selain menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, konser musik juga memiliki dampak ekonomi yang luas. Penyelenggaraan sebuah konser dapat menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, hingga industri kreatif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Bupati Gowa Walkout Ketika Disidang DPRD soal Perselingkuhan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Ada Temuan Tambang Ilegal di Lahan PTBA, Potensi Rugikan Negara Ratusan Miliar
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Kata Mbappe Usai Prancis Tersingkir: Saya Bertanggung Jawab, Kami Tak Layak ke Final
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Israel bangun 12.000 Rumah di Tepi Barat, Hamas Mengecam
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Belum Bisa Bangun JPO Tendean Baru, Zebra Cross Jadi Alternatif Penyeberangan
• 49 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.