Perangkat keras pertama OpenAI dilaporkan sebagai asisten rumah pintar

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - OpenAI dilaporkan tengah mengembangkan perangkat keras berbasis kecerdasan artifisial (AI) berupa speaker pintar yang dapat terhubung dengan ChatGPT dan menghadirkan berbagai layanan AI untuk penggunaan di rumah.

Dilansir dari laporan Tech Crunch pada Selasa (14/7) waktu setempat, perangkat tersebut akan tampil tanpa memiliki layar. Oleh perusahaan, perangkat itu disebut sebagai asisten AI yang dapat membantu pekerjaan di rumah layaknya manusia.

Perangkat tersebut menjadi langkah awal OpenAI merambah pasar perangkat keras konsumen setelah sebelumnya beberapa kali menyampaikan ambisi untuk meluncurkan produk mereka sendiri. Sejumlah rumor bahkan menyebut OpenAI sempat mempertimbangkan pengembangan ponsel pintar yang berpotensi bersaing dengan iPhone.

Menurut laporan tersebut, perangkat AI yang sedang dikembangkan OpenAI memiliki fungsi berbeda dibandingkan speaker pintar pada umumnya.

Baca juga: Kepala Keamanan OpenAI hengkang di tengah restrukturisasi perusahaan

Sumber yang mengetahui proyek itu menyebut perangkat tersebut dirancang memiliki kepribadian serta mampu mempelajari kebiasaan pemiliknya secara bertahap untuk memberikan layanan sesuai dengan kebutuhannya.

Perangkat itu juga disebut akan memiliki akses terhadap layanan digital seperti surat elektronik guna mendukung pengalaman yang lebih terintegrasi.

Selain itu, perangkat tersebut dikabarkan akan dilengkapi elemen mekanis yang dapat bergerak secara mandiri. OpenAI disebut ingin menghadirkan perangkat yang terasa seperti seorang pendamping sekaligus menjadi representasi fisik dari layanan ChatGPT.

Pengembangan produk itu melibatkan sejumlah mantan insinyur Apple yang sebelumnya berperan dalam pengembangan iPhone dan Mac.

Di tengah pengembangan perangkat tersebut, OpenAI juga sedang menghadapi sengketa hukum dengan Apple. Pekan lalu, Apple menggugat OpenAI dengan tuduhan menggunakan rahasia dagang miliknya tanpa izin.

Apple menyatakan dugaan pelanggaran tersebut kemungkinan hanya sebagian dari masalah yang akan terungkap dalam proses persidangan. Namun, OpenAI membantah tuduhan itu dan menegaskan tidak melakukan pelanggaran.

Meski demikian, sumber yang mengetahui proyek tersebut mengatakan OpenAI menilai perangkat yang sedang dikembangkannya memiliki konsep yang berbeda jauh dari produk Apple yang ada saat ini.

Karena itu, perusahaan meyakini pengembangan perangkat tersebut tidak melanggar hak atau rahasia dagang Apple.

Baca juga: Apple tuduh OpenAI curi rahasia dagang perusahaan

Baca juga: OpenAI resmi luncurkan rangkaian model AI GPT-5.6


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ART Kuras ATM Majikan hingga Setengah Miliar Rupiah, Uangnya Dibelikan Mobil dan Emas
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Golkar Nilai Tudingan Deddy Sitorus soal Dugaan Korupsi Batu Bara Salah Alamat, Ini Alasannya!
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Eksklusif! Sumardji Ungkap Rencana Naturalisasi Lanjutan di Timnas Indonesia, Semua Tergantung Rekomendasi John Herdman
• 21 jam lalubola.com
thumb
ART di Jakbar Kuras Rekening Majikan Rp 450 Juta, Dipakai Beli Mobil-Perhiasan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Minta Israel Tarik Pasukan dari Lebanon dan Suriah, Netanyahu Soroti Zona Keamanan
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.