Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Indonesia, Mario Aji menyampaikan kabar baik, yakni tentang kondisi perkembangan proses pemulihan pasca cedera.
Mario Suryo Aji menjalani awal musim ini dengan penuh tantangan. Bagaimana tidak, ia banyak berkutat dengan pemulihan cedera akibat crash di Moto2 Jerez.
Kecelakaan tersebut membuat pembalap berjuluk Super Mario itu mengalami cedera fraktur servikal pada tulang belakang C6 dan C7. Sehingga menyebabkan dirinya harus absen di beberapa seri balapan.
Meski demikian, rider Honda Team Asia itu mengatakan bahwa pemulihan cederanya sudah mencapai 80-90 persen fit.
"Untuk sekarang mungkin porsi latihan belum bisa seberat seperti normal, tapi bisa membalap di Moto2 Jerman sebelum jeda musim panas itu cukup bersyukur," kata Mario Suryo Aji, dikutip dari Antara.
"Mario dapat merasakan lagi berkendara pakai motor sebelum jeda musim panas. Jadi setelah balapan kemarin mungkin ada gambaran atau target yang bisa kami pasang di Moto2 Inggris di Silverstone," tambahnya.
Lebih lanjut pembalap kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut juga mengungkapkan bahwa proses penyembuhan cederanya memerlukan rentang waktu 8-12 minggu.
Mario memang ingin tampil di Moto2 Jerman 2026 lalu, meski tim dokter tak memberikan izin karena kondisi cederanya yang masih dalam masa pemulihan genap di kurun waktu 12 minggu.
"Jadi Mario bilang ke dokter kalau ingin kembali sebelum jeda musim panas untuk mendapatkan perasaan kembali berkendara di Jerman. Alhamdulilah kami mendapatkan lampu hijau setelah itu," jelasnya lagi.
Kini Mario Aji mengaku akan kembali fokus masa pemulihan, terutama penguatan fisiknya agar bisa kembali mengaspal dengan kondisi 100 persen fit selama jeda musim panas.
Mario Aji juga akan mengisi libur jeda musim panas selama hampir satu bulan ini dengan latihan di Sirkuit Mandalika. Sebelum kembali tampil di Moto2 Inggris 2026 pada Agustus mendatang.
(ant/nad)




