Muscat (ANTARA) - Oman pada Selasa (14/7) menegaskan kembali komitmennya untuk bekerja sama dengan semua pihak guna memulihkan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Oman mengatakan bahwa negara kesultanan tersebut terus melakukan "kerja sama yang transparan dan netral" dengan semua pihak untuk memulihkan pelayaran melalui jalur perairan strategis tersebut, sembari tetap berkomitmen penuh terhadap kewajibannya berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS).
Kementerian tersebut menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati dan mematuhi hukum internasional, serta menekankan bahwa upaya untuk memulihkan pelayaran maritim harus dilakukan dengan sepenuhnya mematuhi prinsip-prinsip hukum yang diakui secara internasional.
Pernyataan itu disampaikan menyusul laporan dari Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) sebelumnya pada hari yang sama bahwa dua kapal tanker minyak diserang saat melintasi rute selatan Selat Hormuz.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Oman mengatakan bahwa negara kesultanan tersebut terus melakukan "kerja sama yang transparan dan netral" dengan semua pihak untuk memulihkan pelayaran melalui jalur perairan strategis tersebut, sembari tetap berkomitmen penuh terhadap kewajibannya berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS).
Kementerian tersebut menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati dan mematuhi hukum internasional, serta menekankan bahwa upaya untuk memulihkan pelayaran maritim harus dilakukan dengan sepenuhnya mematuhi prinsip-prinsip hukum yang diakui secara internasional.
Pernyataan itu disampaikan menyusul laporan dari Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) sebelumnya pada hari yang sama bahwa dua kapal tanker minyak diserang saat melintasi rute selatan Selat Hormuz.





