Mari simak apa itu V2L, fungsinya, serta cara penggunaannya bagi sobat medcom yang berencana membeli mobil listrik. Apa Itu V2L di Mobil Listrik? Fitur V2L adalah teknologi yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke perangkat atau peralatan eksternal. Jadi energi yang tersimpan di baterai mobil tidak hanya dipakai untuk menggerakkan kendaraan, tetapi juga bisa digunakan untuk memberi daya pada berbagai kebutuhan listrik sehari-hari.
Dengan adanya V2L, mobil listrik dapat menjadi alternatif sumber energi portabel dalam berbagai situasi. Contohnya, saat ingin mengisi daya gadget, menyalakan alat rumah tangga seperti kulkas, menggunakan mesin kopi saat berkemah, hingga memasok listrik darurat ketika terjadi pemadaman di rumah. Baca Juga:
SIM B1 Umum untuk Kendaraan Apa Saja? Cara Menggunakan Vehicle to Load Meski sudah banyak pemakai mobil listrik di Indonesia, namun sebagian orang mungkin belum mengetahui cara penggunaan fitur V2L. Pengguna mobil listrik dapat menggunakan fitur V2L dengan sangat mudah ketika membutuhkan pengisian daya dalam kondisi berhenti maupun mobil berjalan.
Berikut ini cara menggunakan fitur V2L yang wajib dipahami pemilik mobil listrik: 1. Sambungkan Perangkat dengan Konektor V2L Pertama, pastikan mobil dalam kondisi berhenti dan ditempatkan di area luar ruangan jika ingin mengisi daya untuk perangkat elektronik di luar. Setelah itu, hubungkan port V2L pada charger kendaraan. Jika ingin mengisi daya di dalam mobil, langsung sambungkan ke soket V2L yang tersedia di dalam kabin.
Selanjutnya, sambungkan perangkat elektronik Anda ke port atau konektor V2L tersebut. Pastikan juga jenis konektor dari kendaraan sesuai dengan konektor perangkat elektronik yang akan Anda gunakan atau sambungkan. 2. Atur Batas Penarikan Daya Listrik Langkah berikutnya adalah mengatur batas pemakaian daya listrik untuk pengisian baterai. Pengaturan ini bisa dilakukan melalui layar head unit pada dasbor mobil dengan memilih menu V2L.
Tersedia tujuh opsi batas penggunaan daya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari 20% hingga 80%. Setelah daya terpakai sesuai dengan batas yang dipilih, nantinya sistem V2L akan menghentikan proses pengisian secara otomatis. Baca Juga:
Mobil Eropa Seirit LCGC Harga Rp80 Juta 3. Tekan Tombol On/Off Setelah perangkat elektronik tersambung, tekan tombol On pada fitur V2L untuk memulai proses pengisian. Begitu tombol ditekan, peralatan listrik yang terhubung ke port V2L akan otomatis mulai terisi daya.
Untuk memastikan aliran listrik berjalan dengan baik, periksa indikator lampu konektor yang terlihat pada head unit. Jika lampu menyala hijau, berarti proses pengisian berhasil. Setelah selesai, cabut perangkat dari konektor lalu tekan tombol Off untuk menonaktifkan fungsi Vehicle to Load.
Apabila Anda menggunakan port V2L yang di dalam kabin, cukup buka penutup port kemudian hubungkan perangkat elektronik yang ingin diisi daya. Sistem V2L secara otomatis akan menyalurkan listrik ke perangkat tersebut. OtoCibubur Peragakan Sambil Nonton Bola Komunitas wartawan otomotif yang berbasis di Cibubur dan sekitarnya, OtoCibubur, memanfaatkan V2L di Chery Tiggo 9 CSH untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.
Lewat fitur V2L, Tiggo 9 CSH mampu menyuplai daya listrik hingga 6,6 kW (6.600 Watt) menggunakan adaptor khusus. Kemampuan ini memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik eksternal untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik, mulai dari televisi, mesin kopi, kompor listrik, hingga perangkat pendukung lainnya.
Pemanfaatan fitur V2L pada kegiatan Nongkrong Bareng OtoCibubur menjadi contoh bagaimana teknologi kendaraan dapat memberikan nilai tambah bagi aktivitas sehari-hari, termasuk mendukung berbagai momen kebersamaan di luar fungsi mobilitas.
“Selama ini nongkrong bareng kami di OtoCibubur diisi dengan wisata kuliner, olahraga pagi, dan touring bermotor. Namun kali ini, mumpung ada tanding bola skala internasional, kami jadikan momentum ini untuk nongkrong bareng sambil perkuat silaturahmi. Kita teriak bareng, seseruan bareng, hingga sarapan pagi bareng,” jelas Ketua Pelaksana Nongkrong Bareng Otocibubur, Hendra Suhara, melalui keterangan resminya.
Sebagai informasi, Tiggo 9 CSH merupakan SUV flagship tujuh penumpang yang mengusung teknologi Chery Super Hybrid (CSH) dengan sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kendaraan ini memadukan mesin 1.5L Turbo dengan motor listrik untuk menghasilkan performa yang responsif sekaligus efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Teknologi Chery Super Hybrid (CSH) memungkinkan mobil berjalan menggunakan tenaga listrik penuh (mode EV) maupun mode kombinasi bensin-listrik. Dalam mode EV, kemampuan jarak tempuh baterai murni mampu mencapai hingga 180+ km. Sementara jarak tempuh kombinasi dengan mesin konvensional mampu menembus lebih dari 1.400 km.
Kemampuan itu tentunya memberikan ketenangan dan kepuasan bagi pengguna untuk mobilitas sehari-hari atau berpetualang jauh. Tiggo 9 CSH makin dapat diandalkan berkat penggunaan baterai yang mendukung performa pengisian cepat dari 30% - 80% hanya dalam waktu 20 menit.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





