JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan ada 9 kecamatan di Jakarta yang berpotensi mengalami gerakan tanah selama Juli 2026.
Masyarakat khususnya yang bermukim di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan berada di atas normal.
Informasi tersebut disampaikan BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya, @bpbddkijakarta pada Selasa (14/7/2026).
Pemetaan wilayah rawan gerakan tanah dilakukan berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dan peta prakiraan curah hujan bulanan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Data tersebut juga mengacu pada kajian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengenai tingkat potensi gerakan tanah di wilayah DKI Jakarta.
Baca Juga: Tanah Bergerak Tegal Rusak 596 Rumah, BRIN Ungkap Tak Dilibatkan dalam Relokasi-Daerah Rawan Lainnya
Daftar Kecamatan di Jakarta yang Berpotensi Mengalami Gerakan Tanah
Berdasarkan hasil pemetaan, seluruh wilayah yang berpotensi mengalami gerakan tanah berada dalam kategori potensi menengah, meliputi:
Jakarta Selatan
• Cilandak
• Jagakarsa
• Kebayoran Baru
• Kebayoran Lama
• Mampang Prapatan
• Pasar Minggu
• Pesanggrahan
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Tanah bergerak
- Potensi daerah Tanah bergerak
- Bpbd
- Tanah gerak Jakarta





