Dirjen Minerba Buka Revisi RKAB Batu Bara: Prioritaskan Kebutuhan PLN

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah membuka periode pengajuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Hal itu diutamakan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit PT PLN (Persero).

Direktur Jenderal Minerba, Tri Winarno belum memberi detail perusahaan mana saja yang sudah mengajukan revisi RKAB 2026 tersebut.

"Kan, kita sudah sampaikan bahwa revisi boleh diajukan, tetapi nanti kita sisir dulu berapa kebutuhan PLN. Jadi utamanya kita hanya mengutamakan untuk kebutuhan PLN,” kata Tri ditemui usai acara Indonesia Coal Mining Forum di Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (15/7).

Terkait rentang berapa kuota produksi batu bara yang akan ditetapkan pada revisi RKAB tersebut, Tri juga belum memberikan detialnya. Meski demikian, ia memastikan hal itu akan menyesuaikan kebutuhan dari PLN.

"Kita sudah tahu kira-kira kebutuhan PLN, utamanya yang medium range-nya di angka berapa. Nah, itu yang kita exercise,” ujarnya.

Adapun pada awal tahun ini, pemerintah sempat memangkas kuota produksi batu bara dalam RKAB. Kuota produksi batu bara 2026 ditetapkan sekitar 600 juta ton, atau berkurang sekitar 190 juta ton dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 790 juta ton.

Sedangkan untuk kebutuhan PLN, sebelummya perusahaan itu juga telah melakukan langkah untuk mempercepat pasokan batu bara tingkat kandungan kalori menengah Medium Rank Coal (MRC). Untuk itu, PLN kini tengah mempercepat penandatanganan kontrak batu bara dengan para pemasok.

Hal ini merupakan salah satu langkah untuk mengatasi kendala pasokan batu bara untuk pembangkit, yang berdampak pada penyediaan listrik di Pulau Jawa.

“Kami juga mempercepat proses penandatanganan kontrak kepada para pemasok batu bara, terutama Medium Rank Coal yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers, Jumat (19/6).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persija Jakarta Dikabarkan Incar Winger Timnas Korea, Jadi Alasan Shin Tae-yong Lepas Mariano Peralta ke Persib?
• 4 jam laluharianfajar
thumb
BEI Rilis Daftar 51 Saham HSC, Simak Dampaknya bagi Investor
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Asing Masih Borong Saham RI Rp 54,47 M di Sesi I, Ini Emiten yang Jadi Incaran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Tujuh Emiten Perbankan dalam Pusaran Saham HSC, dari BBHI, BNII, hingga MEGA
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Permainan Spanyol Lebih Unggul
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.