Fantastis! 2.663 Pegawai Pemprov Jabar Terindikasi Judi Online, PPATK Ungkap Transaksi Fantastis Rp14 Miliar

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Perang melawan judi online kini tidak lagi hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga merambah lingkungan aparatur negara. 

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperkuat pengawasan terhadap aktivitas transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan praktik perjudian digital. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara sekaligus mencegah dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh judi online.

Temuan terbaru menunjukkan persoalan tersebut masih menjadi tantangan serius. Sebanyak 2.663 pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terindikasi terlibat aktivitas judi online. 

Berdasarkan hasil verifikasi data PPATK, total perputaran transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp14 miliar. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini masih melakukan pendalaman terhadap data tersebut untuk memastikan tingkat keterlibatan masing-masing pegawai sebelum menentukan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

PPATK Verifikasi 2.663 Pegawai Terindikasi Judi Online

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat Dedi Supandi menjelaskan bahwa data tersebut berasal dari hasil verifikasi PPATK terhadap ribuan pegawai yang sebelumnya masuk dalam daftar indikasi aktivitas judi online.

Dari total 2.694 data awal yang diterima Pemprov Jabar, sebanyak 2.663 data dinyatakan valid, terdiri atas:

* 419 Aparatur Sipil Negara (ASN)
* 634 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
* 1.610 PPPK paruh waktu

Menurut Dedi, nominal transaksi setiap pegawai sangat beragam. Ada yang hanya melakukan transaksi bernilai kecil, sementara sebagian lainnya memiliki nilai transaksi yang cukup besar.

"Ada yang paling kecil itu Rp10.000," kata Dedi usai rapat di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (14/7/2026).

Sementara itu, transaksi terbesar yang ditemukan mencapai Rp600 juta dan dilakukan oleh seorang pegawai di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD).

"Yang paling besar ya ada sampai di Rp600 juta," ujarnya.

Total Transaksi Rp14 Miliar Bukan Seluruhnya Nilai Taruhan

BKD Jawa Barat menegaskan bahwa angka Rp14 miliar yang muncul dalam hasil verifikasi tidak dapat diartikan sebagai total uang yang digunakan untuk berjudi.

Dedi menjelaskan bahwa nominal tersebut merupakan keseluruhan arus transaksi yang terekam pada rekening para pegawai, termasuk dana yang kembali masuk ketika pemain memperoleh kemenangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Said Didu: Kasus Eks Jampidsus Febrie Jangan Sampai Padamkan Obor Pemberantasan Korupsi
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Soal Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK Sebut Masih Beri Kesempatan Kejagung
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jordi Amat Senang dengan Perkembangan Pemusatan Timnas Indonesia di Bali: Kami Makin Siap untuk Piala AFF 2026!
• 4 jam lalubola.com
thumb
Mensesneg Bilang Sebagian Barang di Gudang Istana Bakal Dipajang di Museum
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Inggris Diterpa Isu Keretakan Hubungan Tuchel dan Bellingham Jelang Lawan Argentina
• 12 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.