Jakarta (ANTARA) - Sebuah mobil listrik menabrak kaca gedung di area parkir bawah (LG) Treasury Tower, kawasan District 8 SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diduga akibat pengemudi salah menginjak pedal gas saat hendak mengerem, Rabu
"Bahwasannya di situ melaporkan kepada kepolisian bahwa terjadi ada satu unit mobil di area gedung, di area SCBD, menabrak gedung hingga kacanya pecah," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu.
Dia mengatakan pihak kepolisian menerima laporan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Metro Kebayoran Baru langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di lokasi kejadian, polisi memastikan situasi dalam keadaan aman. Peristiwa tersebut hanya mengakibatkan kerusakan pada kaca gedung dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
"Alhamdulillah, kejadian itu adanya di area gedung, kemudian ada pihak yang dirugikan," ujar Joko.
Baca juga: Polisi selidiki tabrak lari mobil listrik yang robohkan PJU Antasari
Terkait penyebab kecelakaan, dia menjelaskan mobil bertransmisi otomatis tersebut dikemudikan oleh seorang sopir. Saat hendak berbelok, sopir bermaksud menginjak pedal rem, namun justru menginjak pedal gas sehingga kendaraan melaju lebih kencang dan menabrak bagian kaca gedung.
"Jadi, penyebab kecelakaannya itu mobil dikemudikan sama sopir, kemudian mobil itu matic. Pada saat menikung, bermaksud nginjek rem, ternyata yang diinjek gas, sehingga makin kencang dan menabrak area gedung itu," terang Joko.
Sampai dengan saat ini, kepolisian masih merinci nilai kerugian akibat insiden tersebut.
Sebelumnya, viral video di media sosial Instagram yang memperlihatkan sebuah mobil listrik bermerk BYD menabrak kaca gedung di area parkir bawah (LG) Treasury Tower, kawasan District 8 SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu.
Baca juga: Ini kronologi kecelakaan beruntun yang lukai tiga pengendara di Jaktim
Baca juga: Pengendara motor tewas akibat kecelakaan tunggal di Patung Kuda Jakpus
"Bahwasannya di situ melaporkan kepada kepolisian bahwa terjadi ada satu unit mobil di area gedung, di area SCBD, menabrak gedung hingga kacanya pecah," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu.
Dia mengatakan pihak kepolisian menerima laporan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Metro Kebayoran Baru langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di lokasi kejadian, polisi memastikan situasi dalam keadaan aman. Peristiwa tersebut hanya mengakibatkan kerusakan pada kaca gedung dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
"Alhamdulillah, kejadian itu adanya di area gedung, kemudian ada pihak yang dirugikan," ujar Joko.
Baca juga: Polisi selidiki tabrak lari mobil listrik yang robohkan PJU Antasari
Terkait penyebab kecelakaan, dia menjelaskan mobil bertransmisi otomatis tersebut dikemudikan oleh seorang sopir. Saat hendak berbelok, sopir bermaksud menginjak pedal rem, namun justru menginjak pedal gas sehingga kendaraan melaju lebih kencang dan menabrak bagian kaca gedung.
"Jadi, penyebab kecelakaannya itu mobil dikemudikan sama sopir, kemudian mobil itu matic. Pada saat menikung, bermaksud nginjek rem, ternyata yang diinjek gas, sehingga makin kencang dan menabrak area gedung itu," terang Joko.
Sampai dengan saat ini, kepolisian masih merinci nilai kerugian akibat insiden tersebut.
Sebelumnya, viral video di media sosial Instagram yang memperlihatkan sebuah mobil listrik bermerk BYD menabrak kaca gedung di area parkir bawah (LG) Treasury Tower, kawasan District 8 SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu.
Baca juga: Ini kronologi kecelakaan beruntun yang lukai tiga pengendara di Jaktim
Baca juga: Pengendara motor tewas akibat kecelakaan tunggal di Patung Kuda Jakpus





