Kejagung Sebut Pertemuan Kajati dan Kapolda di Sejumlah Daerah Jaga Soliditas Lembaga

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menanggapi soal rangkaian pertemuan kepala kejaksaan tinggi (kajati) dan kepala kepolisian daerah (kapolda) di sejumlah wilayah.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan pertemuan itu bertujuan memperkuat sinergi serta hubungan kelembagaan dalam penegakan hukum.

BACA JUGA: Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik Kasus Korupsi, Status Tersangka Febrie Adriansyah Jadi Tanda Tanya

Menurut Anang, hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kejaksaan dan Polri terus diperkuat, baik dalam penegakan hukum maupun koordinasi melalui forum musyawarah pimpinan daerah (muspida).

"Memang kami menyinergikan kembali. Yang selama ini hubungan sudah baik, kami akrabkan kembali dalam penegakan hukum dan hubungan kemuspidaan selama ini," katanya di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA: Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Kasus Korupsi Terkait Eks Jampidsus

Salah satu pertemuan tersebut berlangsung antara Kajati Jawa Tengah Teguh Subroto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo pada Selasa (14/7).

Pertemuan kedua pimpinan institusi itu disebut menjadi simbol soliditas dalam mengawal penegakan hukum yang profesional, objektif, dan berkeadilan.

BACA JUGA: Kolaborasi dengan KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus

Selain itu, sinergi kedua institusi dinilai menjadi fondasi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, tertib, dan kondusif di Jawa Tengah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Senin (13/7).

Usai pertemuan, Kapolri menegaskan hubungan Polri dan Kejaksaan Agung tetap solid di tengah penanganan kasus dugaan korupsi yang ditangani Polri dan melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Di sisi lain, Jaksa Agung juga membantah anggapan bahwa Polri dan Kejaksaan merupakan rival.

"Teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini versus. Tidak. Sejak dulu kami sudah saling mengenal secara pribadi. Kemudian saya menjadi Jaksa Agung dan beliau menjadi Kapolri," katanya.(antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pekerja Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Makassar Diduga Curi Kabel Listrik
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Perdagangan RI-China Tembus US$9 Miliar via LCT, Dolar Mulai Tergeser?
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Strategi Bertahan di Tengah Kondisi Ekonomi Saat Ini
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gus Ipul Ungkap Deretan Nama Calon Ketum PBNU, Ada Menag Nasaruddin Umar
• 4 jam laludisway.id
thumb
Mukhtarudin: Rekomendasi PBB Jadi Momentum Benahi Pelindungan Pekerja Migran
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.