Pemerintah Klaim Sudah Ambil Kereta Cepat, Purbaya: Pokoknya Dikasih ke Saya, Saya Beresin

wartaekonomi.co.id
15 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah telah memutuskan pengambilalihan pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Saat ini, proses tersebut tinggal menunggu penyelesaian administrasi sebelum resmi direalisasikan.

Menurut Purbaya, keputusan mengenai pengalihan perusahaan tersebut sejatinya sudah ditetapkan. Pemerintah kini hanya menyelesaikan tahapan administratif sebelum langkah tersebut dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Kesempatan Anak Jokowi Kembali Dipercaya Prabowo Hanya 30 Persen: Bisa Turun Seiring Waktu

"Ini lagi proses administrasinya. Itu udah diputusin, sebenarnya udah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear, udah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," ujar Purbaya, dikutip Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, perusahaan kereta cepat tersebut saat ini masih berada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Namun nantinya akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan sesuai arahan Presiden Prabowo.

"KCIC-nya kan sekarang masih di Danantara, nanti akan diserahkan ke saya karena kan perintah Pak Presiden kita yang beresin gitu," katanya.

Purbaya menegaskan pemerintah telah memiliki langkah penyelesaian terhadap pengelolaan KCIC. Bahkan ia memastikan perusahaan tersebut tidak akan diubah menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

"Siapa bilang (KCIC jadi BLU), nggak ada. Pokoknya dikasih ke saya, saya beresin sudah," tegasnya.

Adapun Purbaya belum mengungkapkan lebih jauh mengenai mekanisme pengambilalihan tersebut lantaran proses administrasi masih berlangsung.

Baca Juga: Kejaksaan Bentuk 'Tim Sembilan' demi Tangani 3 Sprindik Khusus Terkait Febrie Adriansyah

Pemerintah akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah seluruh tahapan administrasi selesai dan penyerahan dari Danantara kepada Kementerian Keuangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bak Marketing S2, FIFA Berencana Jual Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026 Mendatang Sebagai Souvenir Resmi
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Kabar Garis Depan Konflik Rusia-Ukraina: Saling Serang Drone-Rudal, 13 Tewas
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Bursa Caketum PBNU: Gus Ipul Sebut Nama Gus Yahya hingga Nasaruddin Umar
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Ketika Rasa Aman Bekerja Kian Memudar
• 6 jam lalukompas.id
thumb
DPR Didesak Percepat RUU Perampasan Aset, KPK Watch: Instrumen Penting Selamatkan Uang Negara
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.