Rupiah Menguat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Positif ke Level 6.122, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah beberapa kali sempat bergerak melemah beberapa saat usai sesi II perdagangan resmi dibuka, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu, 15 Juli 2026, sukses melesat naik di penutupan sebanyak 9,63 poin, atau setara dengan 0,16 persen ke level 6.049,15.

Diletahui, penguatan ini sendiri juga dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (+0.76 persen) dan Properties & Real Estate (+0.57 persen).

Tidak hanya itu, hal serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang balik menguat di pembukaan ini.

BACA JUGA:Gus Ipul Ungkap Terobosan Baru, Pemerintah Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat Koperasi Merah Putih

Dalam hal ini, Indeks LQ45 terpantau menghijau sebanyak 1,95 poin, atau meningkat sebesar 0,33 persen ke level 600,84.

Rupiah Menguat jadi Sorotan

Dalam hasil analisis yang dilakukan oleh PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, kembali memulihnya sentimen positif pasar sendiri terjadi usai Rupiah berhasil ditutup menguat 0,14 persen di posisi Rp 18.067 per-USD.

"Rupiah yang berhasil ditutup menguat 0,14 persen di posisi Rp 18.067 per-USD pada penutupan pasar spot, setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh terlemahnya Rp 18.110 per-USD," papar Direktur Reliance Sekuritas, Reza Priyambada, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Menyusul penguatan tersebut, candle terakhir IHSG secara teknikal ditutup dengan berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross.

BACA JUGA:Singgung Safari Politik Jokowi Biasa Saja, PKB: Kesejahteraan Rakyat Lebih Penting

Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Kamis ini diperkirakan akan mengalami penguatan.

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 5,984 dan resistance pada level 6,122 dengan kecenderungan menguat," tutur Priyambada.

Rekomendasi Saham

Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :

BDMN - Buy

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lawan Doktif, Richard Lee Nekat Hentikan Konsumsi Obat Keras hingga Pingsan di Sel
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BTN Kantongi laba Rp 2,4 Triliun Semester 1-2026, Naik 40,8%
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumah Tetangga
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pembangunan Batch I IKN Rampung, OIKN Kini Fokus Bangun Gedung DPR-MA
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Mengapa ”Microsleep” Masih Menjadi Penyebab Utama Kecelakaan Maut di Tol?
• 5 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.