Kredit Tumbuh, OJK Ingatkan Perbankan Perkuat Likuiditas

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan industri perbankan untuk terus memperkuat likuiditas seiring meningkatnya penyaluran kredit. Langkah tersebut dinilai penting agar ekspansi pembiayaan tetap diimbangi dengan kemampuan memenuhi kebutuhan pendanaan.

Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (Sulutgomalut) Robert Sianipar mengatakan rasio pinjaman terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan di Sulawesi Utara masih berada di atas 100 persen.

"Likuiditas perbankan harus terus diperkuat, karena loan deposit ratio (LDR) perbankan Sulut berada di atas angka 100," kata Robert Sianipar di Manado, dikutip dari Antara, Kamis, 16 Juli 2026.

Hingga April 2026, LDR perbankan Sulut tercatat sebesar 162,48 persen. Angka tersebut turun 1,59 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 164,07 persen.

Robert menjelaskan tingginya LDR menunjukkan nilai kredit yang disalurkan lebih besar dibandingkan dana masyarakat yang berhasil dihimpun melalui dana pihak ketiga (DPK). "Ada dana dari luar yang masuk ke Sulut dan dijadikan sebagai pinjaman," ujar Robert.

Menurut dia, tingginya LDR tidak serta-merta menjadi indikator kondisi yang mengkhawatirkan. Likuiditas perbankan masih terjaga karena terdapat sumber pendanaan lain yang mendukung penyaluran kredit.
 

Baca Juga :

Targetkan Kredit Tumbuh di Atas 10% pada 2026, OJK: Mudah-mudahan Tercapai


(Ilustrasi logo OJK. Foto: dok MI)
  Perkuat likuiditas lewat dana murah
Selain itu, perbankan juga terus memperkuat likuiditas melalui peningkatan Current Account Savings Account (CASA) atau dana murah.

Robert menilai LDR yang tinggi masih tergolong aman selama bank memiliki cadangan likuiditas yang memadai, akses terhadap sumber pendanaan alternatif, serta kualitas kredit yang tetap terjaga.

OJK mencatat total kredit yang disalurkan perbankan di Sulawesi Utara mencapai Rp57,77 triliun hingga April 2026. Nilai tersebut meningkat 6,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp54,01 triliun. Secara bulanan, kredit juga tumbuh 1,01 persen, dari Rp57,19 triliun pada Maret 2026 menjadi Rp57,77 triliun pada April 2026.

Di sisi penghimpunan dana, dana pihak ketiga (DPK) perbankan Sulut mencapai Rp35,55 triliun hingga April 2026. Nilai tersebut meningkat 8,01 persen dibandingkan April 2025 yang sebesar Rp32,91 triliun. Jika dibandingkan dengan posisi akhir 2025, DPK juga tumbuh 2,14 persen, dari Rp34,81 triliun menjadi Rp35,55 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Ribka Haluk Prioritaskan Pembenahan Tata Kelola Dana Otsus
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Siswa MAN 3 Padang Bawa Bom Rakitan ke Sekolah, Diduga karena Rasa Sakit Jadi Korban Bullying
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Sinopsis WAJAH CINTA YANG LAIN SCTV Episode 12, Hari Ini Kamis 16 Juli 2026: Davin Dibakar Cemburu, Virzha dan Ariana Makin Kompak di Depan Sunny
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sebut Sarwendah Tak Amanah, Pihak Ruben Onsu Beberkan Alasan Ingin Ambil Hak Asuh Anak
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Polisi Selidiki Hilangnya Mahasiswi Unisba Asal Cicalengka
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.