Gandeng Alibaba, layanan AI Apple Intelligence akan hadir di China

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Layanan kecerdasan artifisial (AI) generatif milik Apple, Apple Intelligence, dipastikan akan hadir di China setelah memperoleh persetujuan dari regulator internet negara tersebut.

Melansir laporan Tech Crunch pada Rabu (15/7) waktu setempat, Administrasi Ruang Siber China (Cyberspace Administration of China/CAC) telah menyetujui akses Apple Intelligence di negara itu setelah Apple menjalin kerja sama dengan Alibaba untuk mengintegrasikan model AI Qwen ke dalam berbagai sistem operasinya.

Model AI Qwen milik Alibaba akan terintegrasi dengan berbagai sistem operasi Apple yakni iOS, iPadOS, macOS, hingga visionOS. Sebelumnya, beredar rumor mengenai rencana kerja sama antara Apple dan Alibaba yang menjadi pembuka jalan bagi raksasa teknologi Amerika Serikat tersebut untuk memperluas layanan AI miliknya ke salah satu pasar strategis.

Baca juga: Apple bakal hadirkan tiga fitur lagi lewat iOS 27 pada musim gugur

China merupakan pasar strategis bagi Apple. Pada kuartal kedua tahun ini, penjualan perusahaan di negara tersebut tercatat meningkat 28 persen menjadi 20,5 miliar dolar AS (Rp369 triliun).

Apple juga baru-baru ini kembali menempati posisi kedua terbesar di pasar ponsel pintar di China setelah penjualan iPhone terdongkrak oleh program diskon dalam ajang festival belanja setempat.

Sebelum memilih Alibaba sebagai mitra, Apple dilaporkan sempat menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi China lainnya untuk menghadirkan Apple Intelligence di negara tersebut.

Apple pernah mempertimbangkan menggunakan model AI milik Baidu, namun, mereka menghadapi kendala dalam menyesuaikan teknologinya dengan kebutuhan pengguna di China. Apple juga dilaporkan sempat mengevaluasi model AI milik DeepSeek dan ByteDance.

Proses pencarian mitra lokal tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan peluncuran Apple Intelligence di China tertunda. Padahal, fitur AI tersebut pertama kali diperkenalkan Apple pada 2024.

Baca juga: Integrasi Apple Intelligence diperluas ke sejumlah aplikasi bawaan

Dalam pernyataannya, Alibaba mengonfirmasi kerja sama tersebut dan menyebut model AI Qwen akan diintegrasikan ke dalam penggunaan Apple Intelligence.

Meski belum mengungkap jadwal peluncurannya, Alibaba mengatakan integrasi tersebut akan menghadirkan berbagai kemampuan AI seperti penalaran dan pembuatan teks maupun gambar secara otomatis.

Kabar kerja sama itu turut mendapat respons positif dari pasar. Saham Alibaba tercatat naik sekitar empat persen dalam perdagangan pra-pembukaan di Amerika Serikat dan menguat lebih dari enam persen setelah laporan tersebut beredar.

Baca juga: Google: Pengguna Gemini di Asia Tenggara naik dua kali lipat setahun

Baca juga: Ketentuan penggunaan Microsoft sebut AI Copilot hanya untuk hiburan

Baca juga: China mungkin batasi ekspor model AI canggih ke pasar luar negeri

Baca juga: OpenAI resmi luncurkan rangkaian model AI GPT-5.6


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Misi Berat Elkan Baggott di Millwall, Rebut Posisi dari Kapten Tim hingga Bek Andalan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Bantah Tak Serius Perjuangkan Hak Asuh Anak, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Ruben Onsu Absen di Sidang Perdana
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Warga Guangxi, Tiongkok Ungkap Parahnya Banjir, Banyak Orang Dilaporkan Hilang dan Korban Jiwa Diduga Jauh Lebih Besar 
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Gus Ipul Ungkap Terobosan Baru, Pemerintah Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat Koperasi Merah Putih
• 13 jam laludisway.id
thumb
Rekam Jejak Arif Gobel, Putra Rachmat Gobel yang Disebut Penerus Bisnis Keluarga, Disorot usai Pimpin Apel Besar
• 7 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.