HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW YORK – Lionel Messi kembali berdiri di ambang sejarah sepak bola dunia. Satu penampilan lagi bisa menempatkannya sejajar dengan legenda Brasil, Cafu.
Final Piala Dunia 2026 bukan sekadar perebutan trofi bagi sang kapten Argentina. Di balik laga tersebut, ada rekor langka yang selama puluhan tahun belum mampu disamai siapa pun.
Argentina memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026 setelah melewati duel sengit kontra Inggris di babak semifinal, Kamis (16/7) dini hari WIB. Tim Tango mengamankan kemenangan 2-1 sekaligus membuka peluang Messi mengukir pencapaian bersejarah.
Sempat tertinggal melalui gol Anthony Gordon, Argentina bangkit lewat penyelesaian Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Kedua gol itu lahir dari kreativitas Lionel Messi yang menyumbangkan dua assist sepanjang pertandingan.
Keberhasilan menembus partai puncak membuat Messi berada selangkah lagi dari torehan yang selama ini hanya dimiliki Cafu. Rekor tersebut adalah tampil dalam tiga final Piala Dunia di edisi yang berbeda.
Hingga kini, Cafu masih menjadi satu-satunya pemain yang pernah mencapai final Piala Dunia sebanyak tiga kali, yakni pada 1994, 1998, dan 2002 bersama Brasil. Dari tiga kesempatan tersebut, ia berhasil membawa Selecao menjadi juara pada edisi 1994 dan 2002, sedangkan final 1998 berakhir dengan kekalahan dari Prancis.
Kini, peluang Messi menyamai pencapaian tersebut terbuka lebar. Jika dimainkan saat Argentina menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026, kapten Albiceleste itu resmi mencatatkan penampilan ketiganya di partai final turnamen paling bergengsi tersebut.
Sebelumnya, pemilik julukan La Pulga itu sudah merasakan atmosfer final Piala Dunia di Brasil 2014 dan Qatar 2022. Pada edisi 2014, Argentina harus mengakui keunggulan Jerman. Delapan tahun kemudian, Messi akhirnya mewujudkan impian mengangkat trofi Piala Dunia setelah menaklukkan Prancis di final Qatar 2022.
Meski telah berusia 39 tahun, performa Messi masih jauh dari kata menurun. Justru sepanjang Piala Dunia 2026, ia terus menjadi motor permainan Argentina dengan kontribusi luar biasa.
Sejauh ini, Messi memimpin daftar pencetak gol lewat koleksi delapan gol. Selain itu, empat assist yang telah dibukukannya semakin menegaskan peran sentralnya dalam perjalanan Argentina menuju final.
Dengan kontribusi sebesar itu, pelatih Lionel Scaloni hampir dipastikan kembali mempercayakan tempat utama kepada Messi saat menghadapi Spanyol. Jika benar tampil, laga tersebut bukan hanya menjadi kesempatan membawa Argentina mempertahankan kejayaan, tetapi juga menyamai rekor fenomenal milik Cafu yang telah bertahan selama lebih dari dua dekade.
Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol dijadwalkan berlangsung pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB di Stadion New York New Jersey. Seluruh perhatian kini tertuju kepada Messi, yang berpeluang kembali menambah satu babak istimewa dalam perjalanan kariernya. (*)





