jpnn.com - JOMBANG - Katib PCNU Jombang 2017-2022 Ahmad Samsul Rijal atau Gus Rijal mengungkap sisi lain dari bakal calon Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Abdussalam Shohib atau biasa disapa Gus Salam.
Gus Rijal mengatakan, Gus Salam merupakan pencinta sepak bola sejati. Main di lapangan iya, menonton di televisi pun tak ketinggalan.
BACA JUGA: Syaifuloh Yusuf: Gus Salam Bernazar Jika Jadi Ketum PBNU....
Di kalangan alumni pesantren atau para santri, Gus Salam sudah dikenal sebagai lawan atau teman tanding di lapangan bola.
"Beliau hobi, pencinta sepak bola sejati. Sabtu kemarin (11/7), di tengah Bahtsul Masail ke- 45 FMPP (Forum Musyawarah Pondok Pesantren) se-Jawa-Madura di Pondok Pesantren Salaf Al-Qur’an (PPSQ) Asy-Syadzili 1 Malang, asuhan KH. Abdul Mun'im Syadzili, Gus Salam menyempatkan menonton bareng Spanyol vs Belgia perempat final Piala Dunia 2026,” ujar Gus Rijal.
BACA JUGA: Gus Salam Memenuhi Syarat Calon Ketua Umum PBNU
“Bakda subuh juga berkenan saat diajak peserta Bahtsul Masail, tonton bareng Inggris vs Norwegia. Heboh. Mungkin isi kitab dalam bahtsu kalah fasih dikomentari saat mengekspresikan dan melihat para bintang sepak bola,” imbuhnya.
Dari Gus Rijal jugalah terbongkar bahwa Gus Salam pendukung Argentina di Piala Dunia.
BACA JUGA: Diminta Jadi Ketum PBNU, Gus Salam pun Minta Izin kepada Menteri Agama
"Gus Salam mendukung Tim Tango (julukan Timnas Argentina) dan sudah berharap sebelumnya akan ketemu Spanyol (final Piala Dunia 2026)," ujarnya.
Dia menceritakan, Gus Salam jatuh cinta dengan Timnas Argentina sejak Piala Dunia 1986 di Meksiko. Terutama saat sang legenda Diego Maradona dan kawan-kawannya mengangkat trofi.
“Dari 1986 sampai sekarang, tetap Argentina. Ini soal istikamah," katanya.
Mendukung satu tim sejak muda adalah pelajaran kecil tentang loyalitas dan konsistensi.
"Kesetiaan kepada hal-hal kecil dan berlangsung lama, justru membentuk watak dan karakter Gus Salam. Kepribadiannya itu bisa ditelusuri dari kebiasaannya selama berkhidmah di NU, mengelola pesantren dan merawat tradisi mengaji hingga ke para alumni,” kata Gus Rijal.
"Bagi Gus Salam, dalam kesetiaan tidak ada kata berpaling hati," imbuhnya. (*/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan




