REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Kemarau yang berkepanjangan tak hanya mengeringkan tanah, tetapi juga mengubah rutinitas warga di kawasan perbukitan Gunung Batur, Kota Cilegon, Banten. Sejak sebulan terakhir, krisis air bersih memaksa mereka berjalan kaki sekitar satu kilometer melewati jalan setapak menuju sumber mata air di kawasan hutan.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px} Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} sumber : Antara Foto
Advertisement




