Direktur Pakuwon Group Bantah Alasan Pembangunan Pagar karena Persoalan Ekonomi

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Group membantah adanya persoalan ekonomi di balik pembangunan pagar di sejumlah mal Pakuwon Group.

Sebelumnya, pembangunan pagar di mal-mal Pakuwon Group sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bahkan tidak jarang, warga menghubungkan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Sutandi menyebut, pembangunan pagar murni untuk pengamanan pengunjung dan tidak berhubungan dengan persoalan ekonomi atau untuk mengantisipasi apapun.

“Kalau ekonomi tidak baik-baik saja, justru sebenarnya Pakuwon Group ini sedang bagus di semester pertama tahun 2026 ini,” katanya saat dikonfirmasi suarasurabaya.net, Kamis (16/7/2026).

Dia menjelaskan, seluruh laporan keuangan Pakuwon Group bisa dicek secara terbuka di bursa saham. Selain itu, Sutandi menjelaskan bahwa selama masa libur sekolah dua minggu lalu, kondisi penjualan di retail Pakuwon Group dalam kondisi sangat baik.

“Pakuwon ini kan Tbk. (terbuka), jadi bisa dicek laporan keuangan yang kita buat. Dan kalau kondisi retail pun sampai kemarin libur sekolah, semua baik-baik saja,” tambahnya.

Adapun, Sutandi mengungkapkan bahwa pemasangan pagar yang dilakukan di beberapa mal memang sedang dilakukan Pakuwon Group. Salah satu alasan dasar adalah untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung.

“Awalnya mungkin yang di Pakuwon Mall, ya. Itu kan karena Radial Road baru saja dibangun. Jadi kami mengantisipasi terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengunjung yang berjalan kaki ke mal,” tuturnya.

Sementara untuk pemasangan pagar di Royal Plaza, lanjutnya, dilakukan dalam rangka peremajaan. Sutandi mengatakan, pagar yang terpasang di Mall Jalan Ahmad Yani itu sudah hampir 10 tahun tidak diganti.

“Besinya sudah kropos. Jadi kami ganti dengan bahan pagar yang lebih kokoh. Nah, karena waktu pemasangannya memang hampir berdekatan, ya kami rencanakan untuk bangun bersama. Termasuk yang di Pakuwon City Mall,” tambahnya.

Sutandi menjelaskan, Tunjungan Plaza akan menjadi mal selanjutnya untuk dipasangi pagar. Karena terletak di pusat kota, sehingga dia merasa pemasangan pagar memang diperlukan.

Dia tidak menampik, adanya kejadian demo yang sering terpusat di Gedung Negara Grahadi, membuat Sutandi harus memberikan pengamanan lebih bagi pengunjung mal.

“Kalau di TP ini memang sekalian kami bangun pagar untuk pengamanan kalau ada aksi di Grahadi. Daripada pihak keamanan harus bolak-balik menggeret barikade,” tuturnya.

Meski begitu, Sutandi mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh warga terkait pembangunan yang dilakukan Pakuwon Group.

“Kami dari Pakuwon Group sangat berterima kasih atas perhatian, atensi dari semua warga ya. Terutama tentang pembangunan pagar yang dilakukan grup kami,” tutupnya.(kir/bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bungkam Inggris, Messi dan Argentina Pecahkan Deretan Rekor Piala Dunia
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengamat: Gertakan Gembok Dapur Nasional Berpotensi jadi Bumerang bagi Mitra MBG
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Tim Geypens Resmi Bergabung, Bali United Tambah Amunisi Diaspora
• 6 jam lalubola.com
thumb
AS, Jepang, dan Korea Selatan Tegaskan Kerja Sama Hadapi Ancaman Korea Utara
• 58 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Wall Street Ditutup Lebih Tinggi Didukung Sejumlah Sentimen Positif
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.