Pramono Anung Percepat Integrasi Transportasi Massal, Target LRT Manggarai–Dukuh Atas Rampung 2028

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkomitmen mengoptimalkan percepatan integrasi transportasi massal di Jakarta untuk mempermudah akses masyarakat dan mengurangi kemacetan, termasuk melalui pembangunan simpul transportasi di Dukuh Atas serta pengembangan jaringan LRT.

Pramono Anung mengatakan, "Saya kemarin sudah memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) di Dukuh Atas yang akan menghubungkan enam moda."

Groundbreaking di kawasan Dukuh Atas dilakukan untuk mengintegrasikan enam moda transportasi, yakni MRT, dua lintas LRT, Transjakarta, Kereta Bandara, dan KRL Commuter Line.

Kawasan Dukuh Atas diproyeksikan menjadi simpul perpindahan moda transportasi yang memudahkan mobilitas masyarakat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menargetkan peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai pada Agustus mendatang.

LRT tersebut memiliki panjang lintasan 12,2 kilometer dengan 11 stasiun, nilai investasi sekitar Rp11,5 triliun, dan waktu tempuh sekitar 28 menit.

Integrasi MRT dan LRT Permudah Mobilitas Warga

Pramono mengatakan, "Saya membayangkan nantinya dari Pondok Labu sampai dengan Kelapa Gading paling ujung di Pegangsaan Dua kurang lebih hanya satu jam. Naik MRT, kemudian pindah ke LRT, langsung ke Kelapa Gading, total tidak lebih dari satu jam. Dan kita bisa makan yang di Kelapa Gading, makan di Jakarta Selatan, Fatmawati, dan sebagainya yang dari Selatan bisa ke Utara."

Integrasi MRT dan LRT diharapkan memungkinkan perjalanan dari Pondok Labu menuju Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, ditempuh sekitar satu jam dengan satu kali perpindahan moda.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan memperluas pembangunan jalur LRT dari Velodrome menuju Jakarta International Stadium (JIS).

Jalur LRT tersebut juga akan dikoneksikan menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim.

Pramono mengatakan, "Karena bagaimanapun, feeder untuk kereta cepat kita tidak akan maksimal kalau kemudian tidak dikoneksikan. Maka itulah yang akan kami lakukan."

Jembatan JIS–Ancol dan LRT Manggarai–Dukuh Atas Jadi Prioritas

Pemprov DKI Jakarta telah menghubungkan kawasan JIS dan Ancol melalui jembatan sepanjang sekitar 400 meter untuk mendukung akses menuju stadion.

Pramono mengatakan, "Sehingga, kalau ada konser, ada pertandingan bola, tidak perlu lagi parkirnya di JIS, parkirnya di Ancol cukup. Dan itulah yang menyebabkan kemudian kemacetan bisa dikurangi secara signifikan."

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memudahkan pengunjung konser maupun pertandingan memanfaatkan area parkir di Ancol sehingga kemacetan di sekitar JIS dapat berkurang.

Layanan KRL yang berhenti di sekitar JIS juga dinilai mempermudah akses masyarakat dari Bogor, Depok, Tangerang, dan wilayah penyangga lainnya.

Setelah peresmian LRT rute Velodrome–Manggarai pada Agustus mendatang, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan pembangunan LRT menuju Dukuh Atas.

Pramono mengatakan, "Saya tadi sudah minta kepada Ibu Asisten Keuangan untuk pembangunan dari Manggarai ke Dukuh Atas selesai di tahun 2028 dengan anggaran Rp2,1 triliun."

Pembangunan LRT rute Manggarai–Dukuh Atas dianggarkan sebesar Rp2,1 triliun dan ditargetkan rampung pada 2028.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Populer: Trump Batalkan Pungutan di Selat Hormuz; Ikat Rambut Haaland Laris
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Don Ritto Bakal Diserahkan ke Kejagung
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Pulang dari Piala Dunia 2026, Bek Timnas Irak Frans Putros Memilih Hengkang dari Persib
• 4 jam lalubola.com
thumb
DPRD DKI Tagih Implementasi Perda Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Sudah Darurat
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Skema Baru: Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih
• 22 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.