49 Profesional Petrokimia Gresik Turun ke Sekolah, Bekali Ratusan Siswa Hadapi Dunia Kerja

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gresik (beritajatim.com)– Suasana belajar di SMK Assa’adah dan SMAN 1 Kedamean, Gresik, terasa berbeda pekan ini. Bukan hanya guru yang berdiri di depan kelas, tetapi puluhan profesional dari dunia industri hadir langsung membagikan pengalaman nyata yang selama ini hanya bisa dibaca di buku, atau dibayangkan para pelajar.

Sebanyak 49 Insan Petrokimia Gresik datang sebagai narasumber, mentor, sekaligus inspirator dalam program PG Inspiration Day 2026, sebuah kegiatan yang dirancang untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan dunia industri.

Melalui cerita pengalaman, diskusi interaktif, hingga motivasi pengembangan diri, para siswa diajak melihat lebih dekat tantangan sekaligus peluang yang menanti setelah lulus sekolah.

Total ada 1.300 pelajar mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 580 siswa SMK Assa’adah dan 720 siswa SMAN 1 Kedamean. Mereka mengikuti seminar umum serta sesi pembelajaran yang dibagi ke dalam 18 kelas sesuai tema.

Profesional muda atau relawan berasal dari berbagai bidang di Petrokimia Gresik, mulai dari operasional pabrik, laboratorium, penelitian, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengembangan sumber daya manusia, hingga fungsi korporat.

Berbekal pengalaman profesional yang mereka miliki, para peserta memperoleh gambaran nyata mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri, budaya kerja, pentingnya keselamatan, hingga kemampuan beradaptasi di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

Kepala SMK Assa’adah Gresik, Ainur Rofiq, mengapresiasi kepedulian Petrokimia Gresik yang terus menjalin sinergi dengan dunia pendidikan. Menurutnya, pengalaman yang dibagikan para praktisi industri mampu memperluas wawasan sekaligus membangun motivasi siswa agar terus berkembang.

“Banyak kontribusi yang diberikan bagi peserta didik SMK Assa’adah. Sinergi yang sekarang ini dibangun antara dunia industri dengan lembaga pendidikan akan menumbuhkan motivasi bagi siswa untuk terus berkembang,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Secara terpisah, Dirut Petrokimia Gresik
Daconi Khotob mengatakan, setiap generasi muda memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang.

Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga keberanian bermimpi, semangat belajar, dan kemauan untuk terus mengembangkan diri.

“Perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan sektor agroindustri, tetapi juga lewat investasi pada kualitas sumber daya manusia. Growing the Future bukan hanya tentang menumbuhkan sektor agroindustri, tetapi juga tentang menumbuhkan manusia. Masa depan Indonesia ditentukan oleh generasi muda yang memiliki kompetensi,” tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, para pelajar tidak sekadar mendengarkan materi, tetapi juga berdialog langsung dengan para praktisi industri. Beragam topik dibahas, mulai dari pentingnya membangun kompetensi sejak dini, budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga tantangan yang akan dihadapi ketika memasuki dunia kerja. (dny/ted)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Topan “Bavi” Membawa Hujan Lebat ke Wilayah Utara Tiongkok, Banyak Daerah Dilanda Banjir Parah
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Ini yang Membuat Sandy Walsh Tak Ragu Terima Tawaran Persib Bandung
• 13 jam lalubola.com
thumb
Jasa Marga Catat Pengguna Aplikasi Travoy Capai 1,3 Juta per Juli 2026
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Blue Bird (BIRD) Tambah Armada Innova Zenix untuk Layanan Taksi Prime
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Gaikindo: Pilihan Makin Banyak dan Terjangkau Bikin Penjualan Mobil RI Naik
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.