Generasi Muda Sumbar Diajak Berperan Membangun Koperasi di Desa

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, mengajak para generasi muda untuk bisa terlibat membangun koperasi di perdesaan demi wujudkan ekonomi tangguh.

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan generasi muda di era sekarang sudah banyak bergerak membangun bisnis, seperti halnya di Sumbar, banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk memberikan manfaat, salah satunya ikut terlibat membangun koperasi di pedesaan.

“Saya mengajak generasi muda untuk tidak ragu bergabung dan berkarya melalui koperasi. Masa depan koperasi berada di tangan generasi yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki semangat kolaborasi,” katanya saat memimpin upacara peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Provinsi Sumbar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (16/7/2026).

Dia menyampaikan peran yang bisa dilakukan yakni ikut dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), di mana Kementerian Koperasi ini memiliki target untuk membangun 80 ribu KDMP di seluruh daerah di Indonesia.

Menurutnya peluang dari program pemerintah pusat ini, bisa dimanfaatkan oleh daerah, dan hal ini generasi muda bisa ikut dalam membangun perekonomian di pedesaan melalui KDMP.

“Koperasi yang tumbuh sehat dan kuat, akan memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan kesejahteraan, mempersempit kesenjangan ekonomi, serta memperkuat ekonomi kerakyatan, sebagaimana dicita-citakan Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta,” ujarnya.

Baca Juga

  • Koperasi & UMKM Bisa Kelola Tambang, ESDM Jatim: Izin Konsesi Tetap di Pusat
  • Zulhas Tegaskan Koperasi Desa Bakal Offtaker Hasil Panen
  • Mendes Yandri Genjot Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih, Gandeng 10 Asosiasi Desa

Vasko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat berkoperasi dan menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

“Semangat berkoperasi ini perlu dibangkitkan kembali, sehingga koperasi bisa jadi wadah ekonomi utama masyarakat,” ujar Vasko.

Terpisah, dalam pidato Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendorong penguatan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat. 

Salah satu langkah konkret yang tengah dijalankan adalah pembentukan lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui penguatan akses pembiayaan, pemasaran produk lokal, serta pemangkasan rantai distribusi.

Selain itu, pemerintah juga mendorong koperasi bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

Dia bilang kini koperasi tidak lagi dipandang sebagai lembaga ekonomi konvensional, tetapi harus mampu memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan pelayanan, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing.

“Sudah saatnya kita meninggalkan stigma lama yang menganggap koperasi sebagai organisasi yang lambat dan kuno,” tegasnya. 

Menurutnya koperasi masa kini adalah koperasi digital yang memanfaatkan teknologi informasi, sistem pembayaran modern, kecerdasan buatan, analisis data, dan platform digital untuk memperluas pasar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SIM Keliling Jakarta Hari Ini: Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menko PM apresiasi perjalanan satu tahun Universitas Sunan Gresik 
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Penampakan Mobil Listrik China Sukses "Menjajah" Jalanan Jakarta
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dari Limbah Kulit Kopi, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Bantaeng Produksi Pupuk Organik Cair
• 8 jam laluharianfajar
thumb
KPK Panggil Anggota V BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.