Diperiksa 9 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Ngaku Sudah Sampaikan Semuanya ke Penyidik KPK

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Bobby Rizaldi rampung menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap pengadaan di Kabupaten Muara Enim.

Berdasarkan pantauan tvOnenews, Bobby tiba di gedung KPK sekira pukul 10.00 WIB. Sementara ia rampung diperiksa pada pukul 19.14 WIB.

Bobby tampak mengenakan kemeja batik saat berada di gedung KPK. Usai pemeriksaan ia mengaku telah memberikan keterangan untuk membantu mengungkap kasus ini.

"Semua sudah disampaikan kepada penyidik dan kami sangat mendukung proses ini dan supaya cepat selesai," katanya, pada Kamis (16/7/2026).

KPK Ungkap Pemeriksaan Bobby Rizaldi Soal Proses Audit BPK di Pemkab Muara Enim
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Saat ditanya mengenai penggeledahan yang dilakukan oleh KPK, Bobby yang terdiam termasuk soal kedekatannya dengan salah satu tersangka yakni Augusz Dwianggara alias Angga.

Diketahui, Angga pernah menjadi staf ahli saat Bobby masih menjadi anggota DPR RI.

Sebelumnya KPK melakukan penggeledahan terhadap rumah Bobby di Jakarta. Hasil dari penggeledahan tersebut, tim penyidik mengamankan barang bukti elektronik (BBE). Barang bukti ini akan didalami untuk kebutuhan penyidikan.

"Dalam penggeledahan ini penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik. BBE ini selanjutnya akan diekstrak untuk kebutuhan pendalaman informasi yang dibutuhkan penyidik," ucap Budi, Selasa (14/7/2026).

Adapun kegiatan penggeledahan tersebut adalah untuk melengkapi bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara.

Anak Buah Bobby Ditetapkan Tersangka

Diketahui dalam kasus ini, anak buah Bobby, Augusz Dewanggara alias Angga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Angga sendiri pernah menjadi staf ahli saat Bobby masih menjadi anggota DPR RI.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik mengungkapkan, bahwa dilihat dari benang merah diduga kuat masih berkaitan dengan petinggi di BPK.

"Kalau kita lihat benang merahnya mungkin ya ini ke mana, apakah nanti ada atas lagi atau ke pusat seperti apa. Mungkin rekan-rekan sudah sama-sama diketahui juga bahwa AGG ini memang dulunya tercatat sebagai staf ahli ya, staf ahli di DPR untuk pejabat di BPK," kata Taufik dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). (aha/muu)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Tegas Pertahankan Hak Asuh Anak, Eks Manajer Sentil Mantan Istri Ruben Onsu: Arahnya ke Mana
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Polemik Asap Tebal di Cikeas: dari TPS Ilegal hingga Kesaksian Warga
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Indika Energy (INDY) Buka Suara soal Kabar Divestasi Kideco
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Peterpan Sukses Gelar The Journey Continues di Malaysia, 5.000 Penonton Hadir
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Saham SpaceX Ditutup di Bawah Harga IPO untuk Pertama Kali sejak Go Public
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.