Tiba di Kejagung, Sudirman Said Kembali Diperiksa sebagai Saksi Kasus Petral

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kembali menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7).

Setibanya di Gedung Bundar, Sudirman mengatakan dirinya memenuhi undangan penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

"Memenuhi undangan kan," kata Sudirman kepada wartawan.

Saat ditanya apakah pemeriksaan tersebut berkaitan dengan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah atau kasus timah, Sudirman membantahnya.

"Bukan, bukan," ujarnya.

Sudirman menjelaskan pemeriksaan kali ini masih berkaitan dengan perkara dugaan korupsi di Pertamina Energy Trading Limited (Petral).

"Undangan untuk memberikan keterangan. Kelihatannya masih urusan sama Petral gitu," jelasnya.

Ia juga membenarkan bahwa dirinya diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.

"Iya lah, sebagai apa lagi," tegas Sudirman saat ditanya statusnya sebagai saksi.

Sudirman menyebut pemeriksaan pada Jumat ini merupakan kali kedua dirinya dimintai keterangan oleh penyidik Kejaksaan Agung terkait perkara Petral.

"Udah dua kali ini," ujarnya.

Sebagai informasi, Kejaksaan Agung tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan Pertamina Energy Trading Limited (Petral) atau Pertamina Energy Services Pte Ltd (PES) pada periode 2008 hingga 2017. Perkara tersebut merupakan pengembangan dari penyidikan dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelimpahan Berkas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung Dinilai Taktis dan Praktis
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
PBNU: Islam Berkembang di Indonesia Lewat Pendekatan Damai dan Dialog dengan Budaya Lokal
• 18 jam laluokezone.com
thumb
ATR/BPN Serap Anggaran Rp6,128 Triliun pada 2025 untuk Dukung Layanan Pertanahan
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Ada Cukong Tanah di Masela, Bahlil Pastikan Ganti Untung Tak Disamaratakan
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kabupaten Dharmasraya Himpun Dana CSR Rp6,6 Miliar untuk Bangun Infrastruktur Desa
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.