Makassar: Proses pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar dilanjutkan hari ini, Jumat, 17 Juli 2026. Basarnas memperluas area pencarian dengan menambah armada.
"Pada hari ketiga operasi, kami menambah kekuatan SAR dengan mengerahkan KN SAR Kamajaya dan pesawat Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 17 Juli 2026.
Basarnas mengerahkan KN SAR Kamajaya yang diisi 32 personel untuk melaksanakan pencarian di Sektor II dengan luas area sekitar 90 nautical mile persegi (nm²) di perairan Selayar. Sementara itu, pesawat Boeing B737-200 milik Lanud Sultan Hasanuddin yang membawa 17 awak juga dikerahkan ke lokasi.
"Pengerahan pesawat ini guna memperluas jangkauan pemantauan," ungkap dia.
Baca Juga :
Update Pencarian Korban Tenggelam KLM Nurul Salsa, 52 Selamat 16 Masih Hilang"Pembagian sektor pencarian dilakukan berdasarkan analisis SARMAP agar seluruh area yang berpotensi menjadi lokasi korban dapat disisir secara maksimal, baik dari laut maupun udara," ujar Arif.
Proses pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa, di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Jumat, 17 Juli 2026. Istimewa.
Dia memastikan bahwa operasi SAR dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan, termasuk TNI AL, TNI AU, BPBD, Polair, Syahbandar, SROP Selayar, serta nelayan setempat.
"Kami berharap sinergi seluruh unsur yang terlibat dapat mempercepat proses pencarian. Tim di lapangan akan terus bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel. Kami juga memohon doa dari masyarakat agar seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," tutup Arif.
Operasi SAR hari ketiga difokuskan pada penyisiran permukaan laut dan pemantauan udara di sekitar lokasi tenggelamnya KM Nurul Salsa, serta area yang diperkirakan menjadi arah pergerakan korban berdasarkan kondisi arus, angin, dan cuaca di wilayah perairan Selayar.




