HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO – Persoalan kesehatan masih menjadi keluhan masyarakat di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo.
Hal itu diutarakan warga saat menghadiri kegiatan reses Sekretaris Komisi IV DPRD Wajo, Fery Surachmat di Jalan Pahlawan Lorong 4, Kelurahan Lapongkoda, Kamis malam, (16/7/2026).
Giat digelar ditengah permukiman warga didominasi kalangan ibu-ibu. Legislator dari Fraksi PKB itu menerima banyak aspirasi di bidang kesehatan.
Turut hadir Kepala UPTD Puskesmas drg. Ulfah Nurdin. Masyarakat yang datang juga menerima pemeriksaan kesehatan gratis.
Dalam pertemuan tersebut terungkap sejumlah persoalan yang dinilai menghambat optimalnya pelayanan kesehatan.
Puskesmas Pattirosompe, yang merupakan satu-satunya puskesmas rawat inap di Tempe, hingga kini hanya memiliki satu dokter umum, dua ruang rawat inap, serta akses jalan yang kondisinya masih memprihatinkan.
Selain keterbatasan tenaga dan fasilitas kesehatan, kondisi infrastruktur menuju puskesmas juga menjadi perhatian. Jalan menuju Puskesmas Pattirosompe disebut masih mengalami kerusakan sehingga menyulitkan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, terutama pada malam hari.
Padahal, puskesmas tersebut menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di empat kelurahan, yakni Pattirosompe, Lapongkoda, Teddaopu, dan Cempalagi.
Menangapi berbagai aspirasi tersebut, Fery Surachmat menyatakan mengungkapkannya terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat maupun tenaga kesehatan.
“Ini bukan persoalan kecil. Kita berbicara tentang satu-satunya puskesmas rawat inap di Kecamatan Tempe, tetapi fasilitasnya masih sangat terbatas. Jalannya rusak, minim penerangan, dan bangunannya juga jauh lebih kecil dibandingkan puskesmas lain di Kabupaten Wajo. Kondisi seperti ini tentu harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.
Menurut Fery, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak akan tercapai tanpa dukungan tenaga medis yang memadai, fasilitas yang layak, serta infrastruktur penunjang yang baik.
Ia menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dan pihak puskesmas akan diperjuangkan melalui pembahasan di DPRD Kabupaten Wajo.
“Penambahan dokter, pembangunan ruang rawat inap dan ruang isolasi, serta perbaikan akses jalan harus menjadi prioritas agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak,” katanya. (man)





