KPK dalami dugaan Gatut Sunu terima uang lewat Kepala BPKAD

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan mantan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menerima uang melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulungagung.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Jumat, mengatakan pendalaman dilakukan dengan memeriksa Kepala BPKAD Kabupaten Tulungagung Dwi Hary Subagyo bersama empat saksi lainnya pada Kamis (16/7).

"Kelima saksi hadir memenuhi panggilan penyidik. Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik mendalami dugaan penerimaan uang oleh bupati melalui Kepala BPKAD," kata Budi.

Empat saksi lainnya ialah DR selaku Staf PT Moderna Tehnik Perkasa, HMW selaku kuasa Direktur PT Moderna Tehnik Perkasa, TRH selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung, serta HIL selaku pegawai Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Timur.

Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Tulungagung, Jawa Timur, pada 10 April 2026.

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 18 orang, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan adiknya yang juga anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Saputro.

Sehari kemudian, KPK menetapkan Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya, Dwi Yoga Ambal, sebagai tersangka dugaan pemerasan dan penerimaan lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2025–2026.

KPK menduga Gatut Sunu memeras pejabat perangkat daerah dengan meminta mereka menandatangani surat pernyataan pengunduran diri dari jabatan dan status aparatur sipil negara yang telah dibubuhi meterai tanpa mencantumkan tanggal.

Melalui modus tersebut, KPK menduga Gatut Sunu menerima uang sekitar Rp2,7 miliar dari target Rp5 miliar yang diduga berasal dari 16 kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) atau organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Baca juga: KPK panggil Kepala BPKAD Tulungagung pada kasus Gatut Sunu Wibowo

Baca juga: KPK panggil aspri Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo

Baca juga: KPK panggil empat direksi swasta jadi saksi kasus Gatut Sunu Wibowo


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Riau Apresiasi Kapolda soal RBR 2026: Hotel Penuh, UMKM Laku Semua
• 6 jam laludetik.com
thumb
Kawal Aksi Massa di Monas, Polda Metro Tekankan Pelayanan Humanis
• 10 jam laludetik.com
thumb
Kursumawati, BRILink Agen Inspiratif Penggerak Literasi dan Inklusi Keuangan di Serbalawan Sumut
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil Seleksi Administrasi Calon Sekda Jeneponto Telah Diumumkan, Empat Nama Lolos
• 3 jam laluterkini.id
thumb
Antusias Suporter Argentina Rayakan Kemenangan Sekaligus Lanjut ke Final | BERITA UTAMA
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.