HIPMI Minta Sistem Distribusi BBM Dievaluasi Menyeluruh

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TANIMBAR -- Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anthony Leong menilai sistem penyaluran bahan bakar minyak (BBM) perlu dievaluasi secara menyeluruh.

"Saya melihat solusi jangka panjang tidak cukup hanya mengandalkan penambahan armada. Menurut saya, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok dan sistem distribusi BBM, termasuk kesiapan infrastruktur logistik, pengelolaan stok, serta pemantauan pasokan secara real time agar distribusi dapat berjalan lebih efektif," kata Anthony dalam keterangannya yang diterima di Tanimbar, Maluku, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga
  • Stok Pertalite Dipastikan Aman, Distribusi BBM Terus Dioptimalkan
  • Libur Sekolah, Pertamina Tambah Stok Pertalite Hingga 18 Persen di SPBU se-Jateng DIY
  • Antrean BBM Mengular di Sumut, Pertamina Tambah 30 Mobil Tangki

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas kelangkaan dan antrean panjang BBM yang sempat terjadi di Sumatera Utara. Ia menambahkan, keamanan pasokan energi harus dibangun melalui sistem mitigasi risiko yang kuat, ketersediaan stok penyangga yang memadai, serta kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan distribusi pada masa mendatang.

Anthony juga menekankan pentingnya sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat dalam menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya saat terjadi lonjakan permintaan. Menurut dia, koordinasi yang baik akan mempercepat pengambilan keputusan, menjaga kelancaran jalur distribusi, serta meminimalkan potensi kepanikan masyarakat akibat informasi yang tidak akurat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Pada akhirnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pasokan energi, mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi daerah, serta memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha," kata Anthony.

HIPMI juga mengapresiasi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Anggota Komisi XII DPR Ade Jona Prasetyo terkait persoalan antrean dan kelangkaan BBM di Sumatera Utara. Menurut Anthony, langkah tersebut menunjukkan fungsi pengawasan DPR berjalan dengan baik dalam memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga.

Ia menilai koordinasi antara DPR, Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat akan mempercepat penyelesaian masalah di lapangan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem distribusi BBM ke depan.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Riau Apresiasi Kapolda soal RBR 2026: Hotel Penuh, UMKM Laku Semua
• 4 jam laludetik.com
thumb
Basarnas Temukan 46 Korban Selamat dari 70 Penumpang KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Kenaikan Biaya Haji 2027 Masih Menunggu Pembahasan Pemerintah dan DPR
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Government Disburses IDR65 Trillion to 14.9 Million MSMEs
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPBD Makassar Hadirkan Tiga Terobosan Sekaligus: 23 Ribu Relawan, SIGAP PESISIR, dan Siaga Kekeringan
• 7 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.