JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (13/7/2026).
Temuan itu merupakan hasil penyelidikan dan patroli keamanan yang dilakukan setelah personel menerima informasi mengenai dugaan adanya ladang ganja di wilayah tersebut.
“Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi TNI Habema berhasil menemukan 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/7/2026).
Baca juga: Mayjen Yudha Airlangga Jadi Pangkoops TNI Habema, Gantikan Mayjen Ahmad Fikri Musmar
Dalam operasi itu, prajurit menempuh medan pegunungan yang terjal dengan akses yang sulit untuk memastikan lokasi penanaman.
Setelah tiba di lokasi, personel mendata, mendokumentasikan, dan mengamankan tanaman ganja sebagai barang bukti.
Dari hasil patroli, sekitar 3.000 batang tanaman ganja ditemukan di Kampung Kima Kompleks.
Sementara itu, sekitar 2.000 batang lainnya ditemukan di Kampung Air Garam.
“(Di lokasi kedua kami menemukan) satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi,” ujar dia.
Wirya mengatakan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut.
Baca juga: Koops Habema Dirikan Posko, Bantu Korban Longsor dan Banjir Bandang di Nduga
Menurut dia, penanganan kasus dilakukan melalui koordinasi dengan Polri dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.
“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tegas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang