Perdana Digelar di Yogyakarta, INACRAFT Hadirkan 250 Perajin dan Buyer Global

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Setelah 27 tahun rutin digelar di Jakarta, INACRAFT untuk pertama kalinya memperluas penyelenggaraannya ke Yogyakarta melalui INACRAFT Festival 2026. Festival yang diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) itu berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) pada 15–19 Juli 2026.

Penyelenggaraan perdana di Yogyakarta ini melengkapi agenda utama INACRAFT yang selama ini rutin digelar di Jakarta. Melalui format festival, ASEPHI memperluas jangkauan pameran dengan menghadirkan ruang pertemuan bagi pelaku industri kerajinan dari berbagai daerah dengan buyer, pemerintah, akademisi, komunitas kreatif, dan mitra industri.

Selama lima hari penyelenggaraan, INACRAFT Festival 2026 akan menghadirkan sekitar 400 booth yang diisi lebih dari 250 perajin dari berbagai daerah di Indonesia. Festival ini juga akan diikuti buyer internasional dari sekitar 10 negara, yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Uzbekistan, Australia, India, Jepang, dan Inggris.

Sekretaris Jenderal ASEPHI, Azis Bachtiar mengatakan INACRAFT Festival 2026 merupakan inisiatif baru yang tidak hanya menghadirkan pameran, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, promosi, edukasi, dan pengembangan bisnis bagi industri kerajinan Indonesia.

"INACRAFT Festival 2026 merupakan inisiatif baru ASEPHI untuk menghadirkan sebuah platform yang tidak hanya berfokus pada pameran, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, promosi, edukasi, dan pengembangan bisnis bagi industri kerajinan Indonesia," ujarnya jarnya dalam konferensi pers di Pendopo Agung, Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta, Selasa (14/7/2026).

Menurut Azis, melalui festival tersebut ASEPHI ingin memperkuat ekosistem industri kerajinan dengan mempertemukan pengrajin, UMKM, desainer, buyer, pemerintah, komunitas, akademisi, dan mitra industri dalam satu wadah. Festival ini juga diharapkan dapat memperluas akses pasar, membuka peluang kolaborasi baru, mendorong inovasi, serta meningkatkan daya saing produk kerajinan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Project Officer ASEPHI, Emrita LN Pratiwi mengatakan dipilihnya Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan didasarkan pada upaya memperluas partisipasi pelaku usaha dari berbagai daerah. Menurutnya, lokasi tersebut dinilai lebih mudah dijangkau oleh pengrajin dibandingkan penyelenggaraan di Jakarta.

"Kalau berpameran di sana itu sewanya mahal, kemudian transportasinya juga mahal. Kalau tidak difasilitasi oleh Pemda, oleh Kementerian, oleh BUMN, itu banyak yang enggak mampu," katanya.

Emrita mengatakan penyelenggaraan INACRAFT Festival 2026 di Yogyakarta juga mengusung konsep yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya di Jakarta dengan memadukan unsur kerajinan, budaya, dan pariwisata.

"Konsepnya yang kita usung itu adalah culture, craft and tourism," ujarnya.

Untuk memperluas pemasaran produk kerajinan, ASEPHI menggandeng TikTok Shop dan Tokopedia dalam pelatihan live streaming bagi anggotanya. Organisasi tersebut juga akan menjalin kerja sama dengan Alibaba.com untuk memperkuat strategi pemasaran ekspor secara daring.

Dalam penyelenggaraan INACRAFT Festival 2026, ASEPHI menggandeng PT FERACO sebagai event organizer. Direktur Utama PT FERACO, Ruslim mengatakan penyelenggara menargetkan kehadiran belasan ribu pengunjung yang terdiri atas buyer, pelaku industri, komunitas kreatif, akademisi, wisatawan, hingga masyarakat umum selama lima hari pelaksanaan festival.

"Kami menargetkan kehadiran belasan ribu pengunjung selama penyelenggaraan festival, yang terdiri dari buyer, pelaku industri, komunitas kreatif, akademisi, wisatawan, hingga masyarakat umum," katanya.

Selain menjadi ajang promosi dan transaksi produk kerajinan, INACRAFT Festival 2026 juga menyediakan booth tanpa biaya bagi sekitar 15 pelaku usaha muda serta ruang khusus bagi pelaku usaha penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi dan mendorong regenerasi pelaku industri kerajinan di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI AD Bentuk Tim Investigasi untuk Ungkap Penyebab Meledaknya Gudang Amunisi di Madiun
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wamenko Pangan: Sektor hulu diperkuat demi kemandirian susu nasional
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Top 5 Ekonomi: Proyek WtE Jadi Rebutan Investor hingga Cara Daftar Bansos Online
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Uang Saku dengan Bijak
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Argentina Terancam Sanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026, Aksi Nyeleneh Pemain Albiceleste usai Kalahkan Inggris Jadi Penyebab
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.