Breaking! Lanjutkan Reli, IHSG Lompat 1,31% Dekati Level 6.200

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada akhir sesi 1 hari ini, Jumat (17/6/2026). Setelah dibuka di zona merah, IHSG menutup mengawali sesi kedua dengan kenaikan 1,32% atau 80 poin ke level 6.188,33.

Sebanyak 329 saham naik, 266 turun, dan 187 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 9,72 triliun, melibatkan 19,72 miliar saham dalam 1,48 juta kali transaksi.


Baca: Astra International (ASII) Kantongi Restu Buyback Saham Rp8 Triliun

IHSG sepanjang hari bergerak pada rentang 6.079,32-6.188,33. Pada awal perdagangan IHSG loyo seiring dengan saham emiten bank jumbo yang lesu. Akan tetapi tak lama setelah pasar buka, saham bank jumbo mendapatkan apresiasi pasar.

Mengutip Refinitiv, finansial dan energi menjadi sektor yang paling mengungkit IHSG siang ini, saat banyak sektor lain berada di zona merah.

Hal tersebut seiring dengan emiten bank jumbo yang melesat kencang. Bank Mandiri (BMRI) tercatat naik 3,71%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 4,55%, Bank Negara Indonesia (BBNI) 3,14%, dan Bank Central Asia (BBCA) 3,61%. Keempat bank ini berkontribusi lebih dari 50 poin terhadap kenaikan IHSG.

Sementara itu, DCI Indonesia (DCII) masih menjadi penghambat laju IHSG. Emiten Toto Sugiri turun 3,94% dengan volume transaksi hanya 1 lot. DCII membebani 7,94 poin.

Adapun mengakhiri pekan perdagangan pada Jumat pagi ini, pelaku pasar global dan domestik disuguhkan dengan rilis serangkaian data makroekonomi krusial yang dipublikasikan pada hari Kamis kemarin.

Sementara itu, dari Amerika Serikat, rilis data pasar tenaga kerja dan angka konsumsi ritel memberikan konfirmasi mengenai ketahanan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Di luar sentimen makroekonomi, perhatian global juga mulai tertuju pada puncak perhelatan Piala Dunia 2026 pada akhir pekan ini.

Dari dalam negeri, iklim ekonomi menunjukkan performa impresif yang ditandai dengan rilis capaian investasi kuartal kedua yang mencetak rekor baru, serta peresmian eksekusi proyek gas raksasa di Maluku.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan langsung proyek gas raksasa Lapangan Abadi, Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Kamis kemarin (16/7/2026).

Proyek senilai US$ 20,95 miliar atau setara Rp390 triliun ini, yang akhirnya tereksekusi setelah tertunda selama hampir 28 tahun dan melewati enam era kepresidenan.

Dikelola oleh konsorsium Inpex, Pertamina, dan Petronas, Blok Masela diproyeksikan memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 MMSCFD gas pipa, serta 35.000 barel kondensat per hari untuk mendukung agenda hilirisasi dan ketahanan energi nasional.

Proyek strategis ini juga akan dilengkapi dengan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS) untuk menekan emisi, menjadikannya salah satu pusat industri energi terbersih dan terbesar di kawasan Indonesia Timur yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.

Terpisah, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan realisasi tersebut telah mencapai 49,5% dari target investasi 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun, sehingga pemerintah optimistis target tahunan dapat tercapai.

Realisasi investasi tersebut juga menyerap 1,44 juta tenaga kerja, meningkat 15% dibandingkan semester I-2025.


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang - Gejolak Rupiah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perpustakaan Gasibu akan Bertransformasi Menjadi Perpustakaan Digital
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Tinjau Proyek Jalan, Gubernur Lampung Tekankan Kualitas-Pengawasan Berlapis
• 2 jam laludetik.com
thumb
Beberkan Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Rekap Hasil Japan Open 2026 Hari Ini: Putri KW dan Fajar/Fikri ke Semifinal
• 56 menit lalukompas.tv
thumb
Survei Deloitte: Minat Mobil Listrik Naik, Minat Mobil Bensin Turun Paling Tajam
• 7 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.