KOMPAS.TV - Kisah Lamine Yamal ketika masih bayi dimandikan Lionel Messi kembali mencuat, seiring keberhasilan Argentina meraih tiket final. Messi dan kolega akan berjumpa Spanyol, tim yang dibela Yamal, di partai puncak nanti.
Foto legendaris itu diambil pada tahun 2007, dalam sebuah kegiatan amal UNICEF bersama Barcelona. Saat itu, Messi yang baru berusia 20 tahun mendapat kesempatan menggendong sekaligus memandikan bayi Lamine Yamal untuk sesi pemotretan.
Tak ada yang menyangka, hampir dua dekade kemudian, bayi tersebut tumbuh menjadi salah satu talenta terbaik dunia dan akan menjadi lawan Messi di partai final pesta bola dunia di Amerika.
Data grafis komparasi performa Lionel Messi dan Lamine Yamal di ajang Piala Dunia 2026 hingga babak semifinal.
Menjadi poros serangan utama Albiceleste dengan keterlibatan 12 gol sepanjang turnamen. Di usia 39 tahun, ia mencatatkan efektivitas konversi tembakan yang sangat mematikan di kotak penalti lawan.
Sementara itu, walau baru mencetak 1 gol, perannya menyisir sisi luar sayap kanan sangat vital untuk membongkar pertahanan padat. Menit bermainnya sedikit lebih minim karena strategi rotasi berkala serta masa pemulihan cedera ringan di awal laga.
Kedua pemain sama-sama menunjukkan kelasnya dalam menjaga penguasaan bola. Yamal sedikit lebih unggul dengan akurasi umpan mencapai 86%, berbanding terbalik dengan Messi yang mencatatkan 84%.
Messi bermain sebagai poros sekaligus mesin gol utama yang sangat agresif di lini depan Argentina, sedangkan Yamal bermain lebih melebar sebagai fasilitator serangan dengan operan yang presisi untuk Spanyol.
Baca Juga: Lionel Messi Akui Sangat Kenal Gaya Permainan Spanyol: Ini Final Piala Dunia yang Spesial
#lionelmessi #argentina #yamal #spanyol #pialadunia
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- lionel messi
- argentina vs spanyol
- final piala dunia
- yamal
- foto messi yamal
- piala dunia 2026





