Iranshahr: Serangan Amerika Serikat (AS) menghantam Bandara Iranshahr di Provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran tenggara, pada Jumat, 17 Juli 2026.
"Sedikitnya satu proyektil AS menghantam area bandara, menyebabkan kerusakan pada fasilitas kelistrikan dan sebuah tangki bahan bakar serta memicu pemadaman listrik," menurut laporan televisi pemerintah Iran, IRIB, seperti dikutip dari Anadolu.
Selain kerusakan infrastruktur, seorang warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Serangan terhadap Bandara Iranshahr terjadi ketika operasi militer AS di wilayah selatan Iran terus berlanjut.
Sebelumnya, sejumlah jembatan di dekat Bandar Khamir turut menjadi sasaran, sementara ledakan dan kerusakan juga dilaporkan terjadi di Bandar Abbas, Bushehr, Pulau Qeshm, Sirik, dan Ahvaz.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer bersama terhadap Iran pada Februari lalu. Teheran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone yang menyasar negara-negara Teluk yang menjadi lokasi penempatan aset militer AS.
Meski Iran dan Amerika Serikat menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan bulan lalu untuk mengakhiri konflik dan mencapai perdamaian jangka panjang, bentrokan kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir menyusul saling serang di kawasan Selat Hormuz.




