Pramono Pastikan Harga Bahan Pokok di Jakarta Stabil meski Puncak Kemarau

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan harga bahan pokok di Ibu Kota masih stabil meski sudah memasuki puncak musim kemarau.

Bahkan kata Pramono, sampai tengah semester tahun 2026, tingkat inflasi (kenaikan harga barang dan jasa) di Jakarta terendah di seluruh Jawa.

BACA JUGA:Pramono Jagokan Argentina di Final Piala Dunia: Dulu Ada Tangan Tuhan Sekarang Kaki Messi

Meski begitu, Pramono akan tetap mengontrol harga bahan pangan strategis yang berpotensi mengalami kenaikan akibat menipisnya pasokan dari daerah produsen dampak kekeringan.

Diketahui, BMKG menyatakan jika puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada bulan Juli hingga September 2026.

"Hal yang berkaitan dengan inflasi. Jakarta ini di semester sampai dengan bulan Juni kemarin inflasinya itu terendah di seluruh Jawa. Dan kami akan mengontrol," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Jumat, 17 Juli 2026.

BACA JUGA:Respons Liga Aspal Menteng, Pramono Janji Perbanyak Lapangan Sepak Bola di Jakarta

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan, berdasarkan pemantauan harga komoditas pangan strategis tingkat eceran pada minggu kedua Juli 2026 sebagian besar komoditas hortikultura mengalami penurunan harga.

Komoditas yang dimaksud seperti cabai merah keriting, cabai merah besar/TW, cabai rawit merah, dan bawang merah.

Penurunan harga tertinggi terjadi pada bawang merah yang mengalami penurunan sebesar 2,90 persen atau Rp1.494, dari Rp51.443 menjadi Rp49.949 per Kg.

Kemudian diikuti oleh cabai merah keriting turun sebesar 2,69 persen atau Rp1.284, dari Rp47.770 menjadi Rp46.487 per Kg.

BACA JUGA:Pramono Izinkan ASN Nobar Final Piala Dunia meski Dini Hari

Sementara cabai merah besar/TW mengalami penurunan harga sebesar 2,69 persen atau Rp1.432, dari sebelumnya Rp53.220, menjadi Rp51.788 per Kg.

Sedangkan cabai rawit merah mengalami penurunan harga sebesar 1,71 persen atau Rp1.042, dari sebelumnya Rp60.830 menjadi Rp59.788 per Kg.

"Penurunan harga disebabkan masih berlangsungnya musim panen cabai dan bawang merah di beberapa daerah sentra," kata Hasudungan. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hotman Ungkap Hasil Pemeriksaan Febrie Adriansyah: Dicecar 18 Pertanyaan, Tak Ditahan
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Ketegangan Memanas, Gedung Putih Tegaskan Dialog dengan Iran Tetap Berjalan
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Don Ritto Ditahan Kejagung
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
• 4 jam laludetik.com
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Cikarang Pastikan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Kerja Dijamin Penuh
• 21 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.