jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid melantik Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031 di Jakarta pada Kamis (17/7).
Kholid melantik para pengurus DPP Gema Keadilan setelah rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) V organisasi yang dipimpin Rahmat Saleh.
BACA JUGA: Rayakan HUT ke-27, PKSS Akselerasi Inovasi Digital Lewat Dua Layanan Baru
"Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah saudara-saudara yang telah mengucapkan sumpah jabatan secara resmi menjadi pengurus DPP Gema Keadilan," kata Kholid yang juga menjabat Dewan Pembina Pusat Gema Keadilan.
Legislator DPR RI itu mendoakan kepengurusan Gema Keadilan periode 2026–2031 bisa amanah dalam melaksanakan tugas.
BACA JUGA: Bedah Ekonomi Syariah, Fraksi PKS MPR Cari Solusi Problematika Perekonomian Indonesia
"Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya," ujar Kholid.
Kegiatan Munas V diawali dengan penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Presiden Gema Keadilan periode 2021–2026 sekaligus Steering Committee Indra Kusuma
BACA JUGA: Mabruri PKS Hormati Keputusan Narji Pindah ke PSI
Dia dalam laporannya mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian sidang berjalan dengan tertib, penuh semangat, dan dalam suasana kekeluargaan.
"Alhamdulillah, pelaksanaan Munas V Gema Keadilan sudah dibuka tadi siang, bahkan sudah dilaksanakan persidangan yang terlaksana secara tenang, adem, rukun, dan guyub," kata Indra mengawali laporannya.
Dia melaporkan kehadiran 31 peserta perwakilan provinsi dan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021-2026 yang memuat berbagai aktivitas dan capaian organisasi.
Indra juga menjelaskan adanya penyempurnaan AD/ART terkait perubahan penyebutan Presiden kembali menjadi Ketua Umum dari pemimpin Gema Keadilan.
"Ada gema, tetapi gema ide-ide yang luar biasa dan tetap dalam kondisi yang rukun dan tertib," ungkap Indra.
Sementara itu, Rahmat Saleh dalam orasi politik mengajak seluruh kader menjadikan Gema Keadilan sebagai wadah lahirnya pemimpin muda yang mampu menjawab tantangan bangsa dari persoalan kesejahteraan, pendidikan, hingga tingginya angka pengangguran.
Menurutnya, amanah yang diberikan DPP PKS kepada Gema Keadilan sangat jelas, yakni menjadi inkubator kepemimpinan bagi lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang akan mengemban amanah pada masa mendatang.
"Semua yang hadir pada hari ini, yang dilantik dan jadi pengurus Gema Keadilan tingkat DPP maupun wilayah, di 2029 jadi dilantik di forum yang lain. Bagaimana caranya nanti itu yang insya Allah kita coba bahas di Munas ini," ujarnya.
Rahmat menegaskan fokus utama Gema Keadilan lima tahun ke depan ialah berkontribusi terhadap kemenangan Pemilu 2029 melalui penguatan konsolidasi, desain gerakan, dan pengorganisasian anak muda di seluruh Indonesia.
Menutup rangkaian pelantikan, Rahmat menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Indra Kusuma atas fondasi organisasi yang telah dibangun.
"Saya berharap seluruh pengurus, baik yang lama maupun yang baru, terus bersinergi sehingga Gema Keadilan semakin kokoh sebagai organisasi kepemudaan PKS yang melahirkan pemimpin, memperluas pengabdian, dan berkontribusi bagi kemenangan dakwah serta kemajuan Indonesia," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Presiden PKS Serukan Kader Partainya Menindaklanjuti Perpres Ancaman LGBTQ Jadi Perda
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




