Dorong Swasembada Gula, Lanud Muljono Hadiri Panen Raya Tebu di Rejoso Pasuruan

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pasuruan (beritajatim.com) – Sektor perkebunan tebu di wilayah pesisir Pasuruan kini menjadi salah satu pilar utama dalam menyukseskan program pemenuhan kebutuhan logistik nasional secara mandiri. Langkah strategis ini terus digenjot melalui penguatan sinergi antara jajaran militer, pemerintah daerah, dan komunitas petani tebu rakyat di tingkat bawah.

Optimalisasi komoditas strategis ini diharapkan mampu mendongkrak rantai pasok industri gula dalam negeri secara signifikan agar tidak lagi bergantung pada kebijakan impor. Kehadiran para perwira tinggi militer di area perkebunan menjadi simbol kuat bahwa penguatan pangan kini telah bertransformasi menjadi bagian dari aspek pertahanan negara.

“Panen raya ini menjadi bukti bahwa kolaborasi seluruh komponen bangsa mampu memberikan hasil nyata dalam meningkatkan produksi gula nasional. Kami siap terus mendukung berbagai program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari kontribusi TNI AU bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Komandan Lanud Muljono, Kolonel Pnb Ahmad Mulyono.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri langsung kegiatan Panen Raya Tebu yang diselenggarakan di Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (17/07/2026).

Agenda pertanian skala besar di Pasuruan ini berjalan sangat khidmat karena terhubung langsung ke pusat pemerintahan melalui jaringan interaktif visual. Seluruh kelompok tani yang hadir tampak antusias mendengarkan arahan strategis mengenai peta jalan kemandirian ekonomi yang dicanangkan oleh tampuk kepemimpinan nasional.

Keterlibatan aktif dari berbagai korps penegak hukum dan pertahanan ini dinilai memberikan suntikan moral yang besar bagi para pelaku usaha perkebunan di daerah. Manajemen pabrik pengolahan lokal pun menyatakan kesiapannya untuk menyerap seluruh hasil panen rakyat dengan skema harga yang saling menguntungkan.

“Swasembada pangan, termasuk swasembada gula, merupakan bagian dari strategi besar untuk mewujudkan kemandirian bangsa. Seluruh elemen, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha hingga para petani, harus bekerja sama meningkatkan produktivitas pertanian sehingga Indonesia mampu memenuhi kebutuhan dari kekuatan sendiri,” ujar Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto dalam amanatnya via video conference.

Melalui instruksi presiden tersebut, seluruh jajaran diinstruksikan untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur agar lebih produktif.

Forum panen tebu ini juga dihadiri oleh perwakilan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) serta jajaran manajemen Pabrik Gula (PG) Kedawoeng selaku mitra pengolah utama. Mereka saling bertukar pikiran mengenai adopsi teknologi pertanian terbaru guna melipatgandakan hasil rendemen tebu pada musim giling berikutnya.

Melalui momentum panen raya di Kecamatan Rejoso ini, masa depan industri pemanis nasional diharapkan dapat berjalan ke arah yang jauh lebih mandiri dan stabil. Peningkatan produktivitas ini pada akhirnya tidak hanya memperkuat cadangan pangan negara, melainkan juga berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi para petani lokal. (ada/ian)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Uni Eropa Gandeng Ukraina Bangun Drone Tempur Bersama
• 15 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Kirim Peringatan Keras kepada Pejabat yang Curi Uang Rakyat
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Antusiasme Publik Tinggi, Dua Local Hero Mario Aji dan Veda Ega Janji Tampil Maksimal di Mandalika
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menkeu: PIP Salurkan Pembiayaan Rp65 Triliun kepada 14,9 Juta UMKM hingga Juni 2026
• 21 jam lalupantau.com
thumb
BGN Buka-bukaan Laporan Keuangan 2025, Ada Tunggakan Rp1,61 Triliun
• 12 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.